WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Asap dan bara tak kunjung reda. Sudah lebih dari sepekan, Kalimantan Selatan dikepung kobaran api yang melahap hutan, lahan, bahkan bangunan warga. Di tengah krisis ini, DPRD Kota Banjarmasin angkat bicara, menyerukan kewaspadaan penuh di kalangan masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini, meminta masyarakat tidak lengah terhadap ancaman kebakaran yang semakin intens di musim kemarau. Ia menegaskan bahwa kesadaran kolektif adalah kunci utama untuk mencegah bencana yang lebih luas.
“Kami imbau masyarakat untuk benar-benar menjaga lingkungan dan tidak sembarangan melakukan aktivitas yang bisa memicu kebakaran,” tegas Isnaini, Senin (4/8/2025).
BACA JUGA:Wali Kota Yamin Buka Suara soal Wacana Jam Malam Remaja: Jangan Sampai Ganggu UMKM!
Ancaman Nyata
Isnaini mengingatkan bahwa musim kemarau selalu membawa risiko tinggi terhadap kebakaran, baik di lahan, hutan, maupun kawasan permukiman padat. Percikan kecil saja bisa berubah menjadi petaka bila tidak segera ditangani.
“Sumber-sumber api seperti puntung rokok, pembakaran sampah, atau korsleting listrik harus diawasi ketat dan diperbaiki jika berpotensi menimbulkan bahaya,” imbuhnya.







