Polres Tanah Bumbu Siaga Dampak El Nino Godzilla
WARTABANJAR.COM, TANAH BUMBU - Polres Tanah Bumbu mengikuti kegiatan zoom meeting arahan Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dalam rangka mengantisipasi dampak fenomena El Nino "Godzilla".
El Nino Godzilla berpotensi mempengaruhi kondisi cuaca dan lingkungan di berbagai wilayah.
Kegiatan ini dikuti oleh jajaran Polres Tanah Bumbu sebagai bentuk kesiapsiagaan institusi Polri dalam menghadapi potensi dampak yang
ditimbulkan.
Seperti meningkatnya risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta gangguan terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui arahan tersebut, diharapkan seluruh personel dapat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat sinergitas dengan instansi terkait dalam langkah-langkah pencegahan dan penanganan dini terhadap potensi bencana yang mungkin terjadi akibat fenomena El Nino.
Polres Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat guna menjaga situasi
kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.
El Nino Godzilla menggambarkan fenomena El Nino dengan kekuatan yang jauh lebih besar dari biasanya.
Dalam kondisi normal, El Nino sendiri adalah fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur.
Ketika fenomena ini menguat, pola pembentukan awan dan hujan ikut berubah.
Awan cenderung terkonsentrasi di wilayah Samudra Pasifik, sehingga wilayah seperti Indonesia justru mengalami pengurangan awan dan curah hujan.
Inilah yang kemudian memicu musim kemarau yang lebih panjang dan kekeringan.
Mengutip BRIN, fenomena ini disebut "Godzilla" karena skalanya yang besar dan dampaknya yang tidak bisa dianggap ringan.
Melalui Instagramnya, Profesor Riset di Pusat Penelitian Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin bahkan mengungkapkan bahwa fenomena ini disebut berpotensi meningkatkan suhu hingga sekitar 1,5 hingga 2 derajat Celsius.
Kenaikan ini memang tidak terjadi secara instan, tetapi akan terasa seiring penguatan fenomena yang dimulai dari awal kemunculannya. (Wartabanjar.com/*)
Editor Restu