WARTABANJAR.COM, KUALA KAPUAS – Sebuah video menyayat hati dibagikan oleh kelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Kapuas Murung, Kalimantan Tengah. Video ini memperlihatkan kondisi mengenaskan sebuah sekolah di Palangkau Baru, yang kini viral dan mengundang rasa prihatin netizen. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi anak-anak untuk menuntut ilmu, justru tampak nyaris runtuh. Dinding bangunan miring, atap bolong dan lapuk, bahkan sebagian ruangan sudah tak bisa lagi dipakai karena terlalu berbahaya. Ironisnya, ruang yang masih bisa berdiri pun tetap digunakan, meski dalam kondisi sangat mengkhawatirkan. "Anak-anak tetap belajar meski di bawah ancaman reruntuhan. Mereka tidak menyerah, meski tempatnya nyaris tak layak disebut sekolah." BACA JUGA:Baru Buka, Warung di Martapura Diteror Preman Diduga Bawa Sajam! Netizen: “Grand Opening, Langsung Closing!” [caption id="attachment_332756" align="alignnone" width="319"] Sebuah video menyayat hati dibagikan oleh kelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Kapuas Murung, Kalimantan Tengah.(@TikTok/kapuas.bumantara)[/caption] Video Singkat, Luka Panjang Klip berdurasi pendek ini menggambarkan potret nyata ketimpangan fasilitas pendidikan di pelosok negeri. Di tengah sorotan proyek-proyek megah dan pembangunan simbolik, sekolah ini justru terabaikan dan nyaris runtuh. "Semoga kondisi ini segera mendapat perhatian dan tindakan nyata. Bantu sebarkan, agar suara mereka tak lagi terabaikan," tulis mahasiswa pengunggah. [caption id="attachment_332757" align="alignnone" width="319"] Sebuah video menyayat hati dibagikan oleh kelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Kapuas Murung, Kalimantan Tengah.(@TikTok/kapuas.bumantara)[/caption] Netizen Terharu, Geram, dan Bersuara Berbagai komentar penuh empati, amarah, dan keprihatinan pun membanjiri unggahan video tersebut: “KKN yang bermanfaat, bisa bantu speak up kondisi realita di daerah. Semoga nggak jadi ladang korupsi lagi.” “Day 1 KKN 😭” “Ga heran, krn lebih penting bangun bundaran & museum simbolik... padahal sekolah rusak parah.” “Kalau ada sidak, gurunya semua hadir. Di luar itu? Seminggu sekali pun susah.” “Duit buat artis, bukan buat sekolah. Malu!” “Daripada MBG, mending buat benahi sekolah di pelosok.” “80 tahun merdeka, masih ada sekolah begini. Ya Allah…” Tagar dan mention langsung pun ditujukan ke berbagai pejabat dan akun resmi, seperti @disdikkalteng, @edypratowo, hingga @prabowo. [caption id="attachment_332758" align="alignnone" width="317"] Sebuah video menyayat hati dibagikan oleh kelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Kapuas Murung, Kalimantan Tengah.(@TikTok/kapuas.bumantara)[/caption] Pendidikan Bukan Sekadar Wacana Video ini menjadi alarm keras: pemerataan pendidikan masih jauh dari ideal. Di balik proyek infrastruktur dan pembangunan besar-besaran, masih ada anak-anak yang berjuang menuntut ilmu di antara dinding rapuh dan atap bocor. Semoga publikasi ini menggugah hati para pemangku kebijakan, dan menjadikan pendidikan bukan sekadar janji, tapi prioritas nyata.(Wartabanjar.com/folkkalteng/berbagai sumber) editor: nur muhammad