WARTABANJAR.COM, BARABAI – Suasana penuh semangat mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 tingkat Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang digelar di Lapangan Pelajar, Barabai, Rabu (23/7/2025). Ratusan anak dari berbagai sekolah dan komunitas tumpah ruah dalam acara yang dibuka langsung oleh Bupati HST, Samsul Rizal. Mengangkat tema kebudayaan lokal, kegiatan HAN tahun ini tampil unik dan sarat makna. Berbagai lomba permainan tradisional seperti Badaku dan Bahadang menjadi daya tarik utama, sekaligus sarana edukatif untuk membangun karakter dan kecintaan terhadap budaya Banua. “Anak adalah Juara Sejati” Dalam sambutannya, Bupati HST menekankan bahwa anak-anak bukan sekadar penerus bangsa, tapi bagian penting dari kehidupan saat ini yang harus diberi ruang tumbuh secara sehat, aman, dan penuh kasih sayang. BACA JUGA:MASSA MENGAMUK! Warga Kalbar Tolak Program Transmigrasi: “Rumah dan Tanah Buat Pendatang, Kami Masih Ngontrak!” “Anak-anak adalah aset berharga. Kewajiban kita bersama—pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat—adalah menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” tegasnya. Ia juga memberi apresiasi terhadap pelaksanaan lomba permainan Badaku dan Bahadang. Menurutnya, selain menghibur, permainan tradisional ini mampu menanamkan nilai-nilai kerja sama, sportivitas, dan kecerdasan sosial. “Lewat permainan lokal, kita bangun karakter dan tanamkan nilai budaya pada generasi muda,” tambah Bupati. Tak hanya lomba permainan, rangkaian HAN 2025 di HST juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti: Pertunjukan seni anak Layanan perpustakaan keliling Makan buah dan sayur bersama Cek kesehatan gratis untuk anak-anak Bupati HST pun memberikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta: “Jangan takut salah, jangan takut kalah. Yang penting kalian berani mencoba dan terus menunjukkan potensi terbaik. Kalian semua adalah juara sejati!” Antusiasme Masyarakat Tinggi Turut hadir dalam acara ini Ketua TP PKK HST Deni Era Yulyantie, Kepala Dinas Sosial PPKB-PPA, Dinas Kesehatan, para guru, dan ratusan anak-anak dari seluruh penjuru HST. Dukungan ini menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di daerah.(Wartabanjar.com/Adew) editor: nur muhammad