Istri di Paramasan Bunuh Suami hingga Kepala Putus: Ini Fakta-Fakta Mengejutkannya!
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Kasus pembunuhan sadis mengguncang warga Dusun Uman, Desa Paramasan, Kabupaten Banjar. Seorang istri berinisial F (30) tega menghabisi nyawa suaminya sendiri dengan cara mengenaskan, hanya sebulan lebih setelah menikah.
Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu, 16 Juli 2025, di area pendulangan emas yang berjarak sekitar satu jam dari permukiman warga. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan—kepala dan lengan terputus.
BACA JUGA:VIRAL! Aspal Baru di Jalan Ini Bisa Dikupas Pakai Tangan, Warganet: Ini Jalan atau Masker Komedo?
Fakta-Fakta Mengejutkan di Balik Pembunuhan Brutal Ini:
Baru Sebulan Menikah
Kepala Desa Paramasan Atas, Ihsan, membenarkan bahwa pasangan tersebut baru menikah selama satu bulan lebih. F diketahui memiliki KTP asal Hulu Sungai Selatan (HSS) namun berasal dari Paramasan.
Pernah Gagal Berumah Tangga
Sebelum menikah dengan korban, F sempat menikah dengan pria asal Loksado dan kemudian bercerai.
Diduga Korban KDRT
Hubungan pasangan ini ternyata tidak harmonis. Sering cekcok dan menurut keterangan keluarga, F kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Anak Balita Dititipkan ke Keluarga
Anak pelaku yang masih balita kini telah diamankan dan dititipkan kepada keluarga untuk perlindungan sementara.
Usai melakukan pembunuhan, F langsung menyerahkan diri kepada pihak kepolisian, yang kini telah menangani kasus ini lebih lanjut.
Tragedi Keluarga yang Berujung Petaka
Kejadian memilukan ini memunculkan keprihatinan mendalam terkait kekerasan dalam rumah tangga yang kerap tak terlihat oleh publik hingga berujung fatal. Kasus ini juga menambah daftar panjang tragedi rumah tangga di Banua.(Wartabanjar.com/IKhsan)
editor: nur muhammad