TERULANG LAGI! Giliran WNA Swiss Terjatuh dari Gunung Rinjani! Netizen: "Gunungnya Lagi Butuh Istirahat!"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, LOMBOK – Petualangan mendaki Gunung Rinjani hampir saja berujung maut bagi seorang warga negara asing (WNA) asal Swiss, Benedikt Emmenegger. Pria tersebut dilaporkan terjatuh di jalur ekstrem Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak, Rabu (16/7/2025) sekitar pukul 12.20 WITA.
Kejadian nahas ini terjadi tak lama setelah korban memulai perjalanannya. Berdasarkan catatan pendakian, Benedikt mulai naik pada Selasa 15 Juli dan dijadwalkan turun keesokan harinya, Rabu 16 Juli 2025.
Namun takdir berkata lain. Saat berada di ketinggian 2.693 mdpl, Benedikt terperosok hingga jatuh sejauh 375 meter ke titik 2.318 mdpl. Tim Kantor SAR Mataram langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.
“Satu orang WNA Swiss terjatuh di jalur pendakian Gunung Rinjani Sembalun, Kabupaten Lombok Timur,” demikian keterangan resmi dari Kantor SAR Mataram.
Tim penyelamat yang terdiri dari 5 orang diberangkatkan pada pukul 12.45 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.35 WITA. Beruntung, nyawa Benedikt terselamatkan. Namun, ia mengalami patah tulang di bagian kaki.
“Saat ini korban telah dievakuasi dalam kondisi sadar dan selamat, namun mengalami cedera serius di kaki,” jelas Kasi Operasi SAR Mataram, Saidar.
BACA JUGA:DPR Bela Tersangka Korupsi dari Aturan Buka Masker KPK! Netizen Ngamuk: “Bapak Wakil Rakyat atau Wakil Koruptor?”
Netizen Geger: “Udah Tahu Nyawa Cuma Satu, Masih Main di Jalur Ekstrem!”
Insiden ini langsung menyulut reaksi dari netizen. Ada yang bersyukur korban selamat, ada pula yang menyindir aksi pendakian yang dianggap sembrono.
“Alhamdulillah selamat… tapi lain kali rebahan aja deh nonton Netflix, ga usah naik gunung!”
“Gunung Everest banyak yang celaka, tapi ga rame kayak gini. Jangan sampe negara luar ikutan ribut.”
“Brazil udah, sekarang Swiss. Gunung kayaknya butuh cuti istirahat…”
“Mau healing malah hampir closing. Nyawa cuma satu, jangan disewa-sewa.”
“Tolong tutup dulu aja jalurnya. Udah beberapa kali kejadian!”
Catatan:
Gunung Rinjani memang menjadi magnet wisatawan dunia, tetapi jalur pendakiannya bukan untuk sembarang orang. Jalur Pelawangan Sembalun dikenal memiliki kontur curam dan berbahaya, terutama bagi pendaki yang tidak siap fisik maupun mental.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa alam harus dihormati, bukan ditantang secara sembrono. Semoga Benedikt segera pulih dan semua pendaki lebih berhati-hati ke depannya.(Wartabanjar.com/unikinfold/feedgramindo_berbagai sumber)
editor: nur muhammad