WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru memutuskan untuk menunda pembangunan rumah dinas baru bagi Wali Kota. Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, untuk lebih memprioritaskan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Menurut Lisa, peninjauan kembali rencana pembangunan rumah dinas dilakukan karena Pemkot ingin mengedepankan kepentingan masyarakat di tengah kondisi yang menuntut kehadiran program-program yang lebih berdampak langsung. Baca Juga Nekat Main Layangan Lagi, Wakil Wali Kota Ananda Turun Tangan, Tegur Warga di Jembatan di Banjarmasin "Untuk sementara kita masih mempertimbangkan dari segi desain dan beberapa hal lainnya. Fokus kita tahun ini adalah program yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Wali Kota saat ditemui awak media, Kamis (10/7/2025) siang. Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Banjarbaru, Kanafi, menegaskan penundaan ini merupakan bagian dari strategi refocusing anggaran. "Ibu Wali Kota menghendaki agar fokus kegiatan diarahkan ke masyarakat terlebih dahulu. Itulah yang sedang kita lakukan," ungkapnya. Meski demikian, pembangunan rumah dinas tetap dianggap sebagai hal penting dan tidak dikesampingkan sepenuhnya. Kanafi menyebut, kondisi rumah dinas saat ini sudah kurang layak dan tidak ideal karena berada tepat di depan arus lalu lintas utama kota. "Sebenarnya tetap prioritas, karena rumah dinas yang layak sangat diperlukan. Namun melihat kondisi sekarang, kita memilih untuk menundanya dan mendahulukan program yang lebih mendesak bagi masyarakat," jelasnya. Terkait kemungkinan pembangunan di masa mendatang, Pemkot Banjarbaru belum memutuskan secara pasti. Lokasi yang sempat direncanakan di bekas kantor Disdukcapil juga belum menjadi keputusan final. "Kemungkinan akan dilakukan lagi, entah dengan desain yang sama atau berbeda. Nanti akan dibahas lebih lanjut bersama Ibu Wali Kota," pungkas Kanafi. (IKhsan) Editor Restu