Pemkot Banjarbaru Tegaskan Harga Tertinggi Elpiji 3 Kg Eceran Rp 25 Ribu

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) menegaskan bahwa harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji 3 Kilogram di tingkat pengecer adalah Rp25 ribu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Disperindag Banjarbaru, Muriani, saat dikonfirmasi, Kamis (10/7/2025) siang.

Menurutnya, penegasan ini sesuai dengan surat edaran Wali Kota Banjarbaru yang bertujuan agar distribusi dan harga gas subsidi ini dapat dikontrol dan sampai kepada masyarakat yang benar-benar berhak.

Baca Juga

Nekat Main Layangan Lagi, Wakil Wali Kota Ananda Turun Tangan, Tegur Warga di Jembatan di Banjarmasin

“Kami menekankan siapa saja yang berhak menerima elpiji subsidi ini, serta memastikan harga di pengecer tidak lebih dari Rp25 ribu,” jelasnya.

Meski sudah ada batasan harga, Muriani mengakui Disperindag masih menemukan elpiji 3 kg dijual dengan harga mencapai Rp50 ribu di beberapa pengecer.

“Ada temuan langsung dari petugas kami di lapangan. Bahkan ada beberapa warga juga mengadukan hal ini,” ungkapnya.

Sejatinya, Muriani menyebut distribusi elpiji subsidi disebut sebenarnya cukup untuk rumah tangga yang sudah terdaftar di pangkalan. Namun, permasalahan muncul dari pelaku usaha kecil dan mikro (UKM) yang merasa jatah elpijinya dikurangi.

“Misalnya UKM yang biasa dapat 4 tabung, sekarang jadi 3. Mereka kemungkinan beli satu lagi di luar dengan harga lebih mahal. Di sinilah terjadi lonjakan harga,” tambah Muriani.

Terkait pengawasan dan sanksi terhadap agen atau pangkalan yang nakal, Muriani menyebut hal itu merupakan ranah Pertamina. Namun, pihaknya tetap melakukan koordinasi dan telah menyusun surat edaran berdasarkan masukan dari Pertamina.

Baca Juga :   Motor Disita karena Balap Liar dan Knalpot Brong, Orang Tua Datangi Polres Tabalong Teken Surat Pernyataan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca