“Aspirasi tidak hanya disampaikan langsung, tetapi juga melalui surat tertulis dari warga,” ujar Eddy.
Ia menyebut, beberapa aspirasi yang diserap antara lain menyangkut program bansos yang tidak lagi diterima sebagian warga seperti PKH, masalah harga dan distribusi gas elpiji 3 kilogram, serta permintaan perbaikan jalan dan sistem drainase.
“Hal ini akan kami bawa ke forum resmi dan kami perjuangkan agar pemerintah kota memberi perhatian,” ujarnya.
Koperasi Merah Putih Juga Disorot
Sementara itu, anggota dewan lainnya, Hendra, menyampaikan bahwa selain isu klasik seperti infrastruktur dan sampah, program pemerintah pusat Koperasi Merah Putih juga menjadi perhatian warga dalam resesnya di tiga titik lokasi.
Menurut Hendra, masyarakat menyambut baik program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut, namun masih memerlukan sosialisasi lebih lanjut.
“Pemkot harus lebih aktif turun ke lapangan untuk memberikan penjelasan detail soal Koperasi Merah Putih agar masyarakat benar-benar memahami manfaat dan cara mengaksesnya,” tandasnya.(Wartabanjar.com/iqnatius)
editor: nur muhammad







