UPDATE OJOL DIHINA! Rumah Customer Digeruduk Ratusan Driver ShopeeFood: Netizen: "Biar Kapok!"
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, YOYAKARTA – Ratusan driver ShopeeFood menggeruduk sebuah rumah warga di Yogyakarta pada Rabu malam (3/7/2025). Aksi ini merupakan bentuk solidaritas atas perlakuan tidak menyenangkan yang dialami salah satu rekan mereka saat mengantar pesanan.
Kronologi kejadian pertama kali diungkap oleh akun TikTok @ayuntyasss, yang kemudian viral dan menuai reaksi besar dari warganet.
Dalam video yang beredar, terlihat puluhan hingga ratusan driver mendatangi rumah pelanggan yang diduga melakukan kekerasan verbal dan intimidasi kepada seorang driver saat pengantaran pesanan. Para driver menuntut klarifikasi dan permintaan maaf atas perlakuan tidak pantas tersebut.
BACA JUGA:Kebakaran Gegerkan Warga Banjarbaru Pagi-Pagi! Gudang Dilalap Api, Warga dan Damkar Sigap!
“Costumer Arogan, Driver Digeruduk!”
Kemarahan para driver dipicu oleh tindakan kasar pelanggan terhadap driver ShopeeFood yang datang terlambat sekitar lima menit. Padahal keterlambatan disebabkan sistem aplikasi yang secara otomatis memberikan double order, serta kendala kemacetan akibat kirab budaya di jalan menuju lokasi.
Unggahan tersebut memancing empati netizen yang mendukung penuh aksi solidaritas para driver.
“Kalau manusia tak bisa dinasihati dengan kata-kata, maka ia akan dinasihati oleh peristiwa.”
Netizen Bereaksi Pedas:
Komentar pedas netizen pun membanjiri media sosial:
"Tombol ludah online-nya Kakak, ON --------->"
"Kalau mau cepat, pakai yang prioritas, jangan standar apalagi hemat!"
"Fix tekanan mental mas! Biar kapok, sekarang keluargamu yang nanggung malu!"
"Costumer tahu nggak, driver itu dipaksa sistem buat ambil double order. Nggak bisa nolak, dan ongkos tambahan cuma setengahnya!"
"Setuju, obong omahe ----------->"
"Aku sebagai pengguna ojol ngerti banget susahnya mereka. Tapi si customer ini emang arogan."
"Pake layanan hemat tapi minta cepat, ya pantas aja digruduk."
"Ngaku anak pelayaran, tapi kelakuannya memalukan!"
Catatan Penting:
Insiden ini menjadi pelajaran berharga soal pentingnya saling menghormati di antara pengguna dan penyedia layanan. Driver ojek online adalah pekerja jasa yang punya hak untuk diperlakukan dengan manusiawi.(Wartabanjar.com/mood.jakarta/berbagai sumber)
editor: nur muhammad