Meski Letaknya di Pinggiran Kota, SMAN 12 Banjarmasin Ternyata Memilki Segudang Atlet Nasional
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Terletak di kawasan pinggiran Kota Banjarmasin, SMAN 12 ternyata menyimpan segudang prestasi yang mengagumkan. Tak sekadar sekolah biasa, lembaga pendidikan ini dikenal luas sebagai “gudang atlet nasional”, terutama di cabang olahraga pencak silat.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 12 Banjarmasin, H. Muhrani, M.Pd, yang juga pelatih pencak silat Kalimantan Selatan, menuturkan bahwa banyak alumnus sekolah ini telah mewakili Indonesia di ajang internasional.
“Salah satu atlet kami, Muhammad Hafizi, meraih juara dua di Asian School Games di Vietnam. Ia juga ikut PON 2001 dan mendapat peringkat kedua. Bahkan sebelumnya, di Pra-PON, Hafizi berhasil meraih juara satu,” ungkap Muhrani, Rabu (25/6/2025).
Tak hanya Hafizi, nama Helida, atlet perempuan dari SMAN 12, juga mencetak prestasi serupa di tingkat Asia.
BACA JUGA:Kuota Pendaftaran Siswa Baru SMAN 12 Banjarmasin Baru Terisi 130 Siswa dari 250
Selain itu, alumni lain seperti Aulia Ridwan, Agus, dan Akbar Alam pernah berlaga di Brunei Darussalam dan Korea Selatan dalam ajang bela diri tingkat dunia.
“Kami bahkan pernah mengirim tim ke kejuaraan bela diri di India dan membawa pulang medali emas. Untuk kategori ganda putri, ada Fatimah dan Amelia. Sedangkan ganda putra diwakili Hamdhani dan Ali Dina. Semuanya jebolan SMA 12,” jelas Muhrani.
Prestasi itu terus berlanjut hingga kini. Dalam seleksi POMNAS terbaru, beberapa alumni kembali menorehkan prestasi nasional. Nama-nama seperti Risma, Habibah, Dina Mariyanti, dan Ramadhani sukses mengharumkan nama Kalimantan Selatan.
“Risma sekarang kuliah di Banjarbaru, Habibah di UNISKA, begitu pula Ramadhani. Tapi jejak emas mereka semua bermula dari sini, dari SMA 12,” tambahnya dengan bangga.
Tak hanya di bidang olahraga, SMAN 12 juga unggul dalam kegiatan lain seperti Paskibraka dan seni budaya. Tim Paskibra sekolah ini rutin meraih juara satu dan dua di lomba baris-berbaris se-Kalimantan.
“Dalam lomba baris perorangan, siswa kami hampir selalu juara satu. Kami juga punya ekskul seni seperti tari, madihin, bahkan lomba berbahasa Banjar,” tutur Muhrani.
Tari tradisional SMAN 12 pernah meraih juara dua, sementara ekskul musik "planting" menjadi salah satu favorit siswa.
Kini, SMAN 12 memiliki lebih dari 30 ekstrakurikuler aktif, dengan pencak silat sebagai program unggulan. Semua ruang kelas telah dilengkapi fasilitas modern seperti AC dan Wi-Fi, menjadikan proses belajar-mengajar semakin nyaman dan kompetitif.
“Sekolah ini memang berada di ujung kota, tapi prestasinya selalu di puncak. Banyak orang baru menyadari keunggulan SMA 12 setelah benar-benar masuk dan merasakan atmosfernya,” tutup Muhrani. (Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad