Satu dapur umum juga didirikan di desa tersebut.
“Untuk foto yang kami gunakan ini benar rilis dari Pusdalops kami, dan itu update-an jam 10 tadi pagi. Untuk data masih data sementara karena ada beberapa info yang perlu kami cek kebenarannya di lapangan dan data dari desa/kecamatan,” ujar salah satu tim Pusdalops BPBD Tanah Laut saat dikonfirmasi oleh wartabanjar.com, Jumat (20/6/2025) sore tadi.
Ia menambahkan bahwa pihaknya terus mengumpulkan dan memperbarui data terbaru dari lapangan.
Lebih lengkapnya, berikut ini data korban dan rumah terdampak:
Kecamatan Takisung
- Desa Ranggang: 164 rumah terendam (164 KK, 516 jiwa)
- Desa Banua Tengah: 58 rumah (58 KK, 181 jiwa)
- Desa Batilai: 106 rumah (106 KK, 318 jiwa)
- Desa Gunung Makmur: 56 rumah (56 KK, 136 jiwa)
Kecamatan Pelaihari
- Desa Tungkaran: RT 1 dengan 18 rumah terendam (18 KK, 18 jiwa)
- Desa Panggung Baru: 2 rumah terendam (2 KK, 8 jiwa)
- Desa Karang Taruna: 11 rumah terendam (11 KK, 43 jiwa)
Kecamatan Panyipatan
- Desa Panyipatan: 80 rumah terendam (80 KK, 320 jiwa)
- Desa Kandangan Baru: 18 rumah terendam (12 KK, 48 jiwa)
- Desa Batu Tungku:134 rumah terendam (134 KK, 536 jiwa)
(Gazali)
Editor: Yayu







