FAKTA BARU Kasus Penemuan Bocah Perempuan 5 Tahun Terkurung di Gudang Rumah Kosong di Banjarmasin Barat
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Kecamatan Banjarmasin Barat digegerkan dengan penemuan seorang anak perempuan berusia lima tahun yang diduga disekap di dalam gudang sebuah rumah kosong.
Peristiwa mengejutkan ini terungkap ketika seorang calon pembeli hendak memeriksa kondisi rumah yang akan dibelinya. Tanpa disangka, ia menemukan seorang anak kecil terkunci di dalam gudang, sendirian dan tanpa pengawasan orang dewasa.
Salah satu saksi mata, Hj. Masriah, mengaku melihat anak tersebut pada Senin sore sekitar pukul 17.30 WITA.
"Saya lewat depan rumah itu karena suasana sudah mulai gelap. Waktu saya masuk, tiba-tiba ada anak kecil keluar dari dalam," ujarnya kepada wartawan.
BACA JUGA:Percepatan Pembangunan Jadi Fokus: Tanah Laut Resmi Ubah KUA-PPAS 2025
Ia pun bertanya di mana orang tua anak tersebut. "Katanya orang tuanya sudah pergi. Saya bingung, takut dikira menculik kalau membawa dia pulang begitu saja," tambahnya.
Hj. Masriah kemudian berkoordinasi dengan suaminya dan Ketua RT setempat. Sang suami menyarankan agar anak itu sementara dirawat di rumah, sembari menunggu kepastian keberadaan orang tuanya.
"RT datang, dan menyuruh kami membawa anak itu dulu. Saya mandikan, beri makan, lalu dia tidur bersama anak saya malam itu," ungkap Hj. Masriah.
Keesokan paginya, sekitar waktu subuh, sang suami yang hendak ke masjid melihat sebuah mobil pikap berhenti di depan rumah kosong tersebut.
"Suami saya tanya, 'Mencari anak ya, Pak?' Orang itu jawab iya. Lalu saya bawa anaknya, dan langsung diserahkan kepada pria tersebut. Setelah itu saya tidak tahu kelanjutannya," tuturnya.
Di sisi lain, pemilik rumah kosong tersebut, Rusdi dan Fahrina, mengaku tak mengetahui adanya anak kecil yang terkurung di rumah miliknya.
"Kami sama sekali tidak tahu. Dulu rumah itu ditempati seorang pria bersama istri dan anaknya. Tapi kami tidak pernah mendengar kejadian seperti ini," kata Fahrina.
Ia menyebut baru mengetahui informasi tersebut dari calon pembeli rumah. "Baru tadi kami dengar cerita itu. Kami benar-benar tidak tahu apa-apa sebelumnya," pungkasnya.(Wartabanjar.com/Ramadan)
editor: nur muhammad