WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Perkelahian berdarah yang menewaskan Muammar (33), di Jalan Alalak Tengah Rt 02, Kelurahan Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin, kini dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Taufiq Arrifin, melalui Kanit Reskrim, Ipda Hafiz Satria, saat ditemui awak media, Selasa (10/6) siang.
“Benar, dalam kejadian tersebut mengakibatkan seorang pria yakni Muammar meninggal dunia di tempat, sementara pria lainnya, yakni Irfani masih menjalani perawatan medis di rumah sakit,” ungkap Kanit Reskrim.
Baca Juga
Duel Berdarah di Alalak Tengah, Seorang Pria Tewas dengan Pisau Menancap di Punggung
“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” lanjutnya.
Hafiz mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, dan juga mengumpulkan barang bukti.
“Sementara untuk Irfani masih belum dapat dimintai keterangan, karena masih menjalani operasi,” ujar Hafiz.
Diwartakan sebelumnya, Perkelahian berdarah terjadi di Jalan Alalak Tengah Rt 2, Kelurahan Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (10/6) pagi.
Informasi dihimpun, perkelahian tersebut melibatkan dua orang pria, yakni Muammar (33), dengan Irfani (30), yang merupakan warga setempat.
Kejadian tersebut, mengakibatkan Muammar meninggal dunia lantaran tertusuk senjata tajam (sajam), sementara Irfani mengalam luka-luka, dan sedang dalam perawatan pihak medis. (iqnatius)







