WARTABANJAR.COM, SEOUL - Lee Jae-myung, pemimpin Partai Demokrat Korea Selatan, secara resmi ditetapkan sebagai presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum Nasional (NEC) pada Rabu pagi (4/6/2025). Penetapan ini dilakukan setelah Lee meraih 49,42% suara dalam pemilu luar biasa yang digelar menyusul pemakzulan mantan Presiden Yoon Suk Yeol akibat deklarasi darurat militer yang kontroversial. Dengan perolehan suara sekitar 17,28 juta, Lee unggul atas pesaing utamanya, Kim Moon-soo dari Partai Kekuatan Rakyat (PPP), yang memperoleh 41,15% suara. Lee Jun-seok dari Partai Reformasi menempati posisi ketiga dengan 8,34% suara. Ketua NEC, Roh Tae-ak, mengumumkan hasil resmi pada pukul 06.21 waktu setempat, menandai dimulainya masa jabatan lima tahun Lee sebagai presiden ke-21 Korea Selatan. Lee Jae-myung, yang dikenal sebagai mantan pengacara hak asasi manusia dan pernah menjabat sebagai gubernur Gyeonggi, telah berjanji untuk memulihkan stabilitas politik dan ekonomi negara. Ia juga berkomitmen untuk memperkuat hubungan diplomatik dengan negara-negara tetangga dan mitra internasional, termasuk Amerika Serikat dan China. BACA JUGA:VIRAL! Konten Kreator Jadi Pocong Mendadak Kerasukan Kunti, Menangis Histeris & Tertawa Melengking, Netizen: “Pocong Asli Datang!” Pelantikan resmi Lee dijadwalkan berlangsung dalam upacara sederhana di Majelis Nasional pada pukul 11.00 waktu setempat. Sebelum upacara, Lee direncanakan memberikan penghormatan di Permakaman Nasional Seoul. Dengan latar belakang sebagai anak dari keluarga miskin dan pengalaman sebagai buruh anak, Lee berjanji untuk bekerja demi kepentingan rakyat dan perdamaian. Kemenangan Lee menandai awal era baru bagi Korea Selatan setelah periode ketidakstabilan politik yang dipicu oleh pemakzulan presiden sebelumnya. Dengan dukungan mayoritas di parlemen, pemerintahan Lee diharapkan dapat menjalankan agenda reformasi dan memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Pemilu ini mencatat partisipasi pemilih tertinggi sejak 1997, dengan tingkat partisipasi mencapai 77,8%, menunjukkan antusiasme warga Korea Selatan dalam menentukan arah masa depan negara mereka. Dengan tantangan besar di depan, termasuk pemulihan ekonomi dan penanganan hubungan dengan Korea Utara, kepemimpinan Lee Jae-myung akan menjadi sorotan utama dalam beberapa tahun mendatang.(Wartabanjar.com/nixnews.id/elpais.com/theguardian.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad