Akibatnya, ia harus mengeluarkan uang hingga puluhan juta rupiah.
Ia juga membandingkan harga ikan panggang yang tidak seberapa dibandingkan biaya pengobatannya.
Ia mengatakan biaya pengobatannya di RS Mount Elizabeth, Singapura, mencapai Rp 20 juta sementara ikan panggang yang dikonsumsinya itu hanya Rp 200 ribu.
“Gue itu menderita banget hanya untuk cek sakit ada dokter ahli penyakit infeksi, ngecek doang di Mount Elizabeth, honornya Rp20 juta, ngecek gara-gara panggang. Itulah risiko,” cerita Hotman.
Hotman Paris berharap kondisinya bisa membaik setelah mendapatkan perawatan medis.
Diketahui ini bukan kali pertama Hotman mendapat perawatan di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura.
Ia sebelumnya sempat dirawat juga di sana karena sakit liver. (yayu)
Editor: Yayu







