Ustaz SAM Ternyata Buronan Polri, Syekh Ahmad Al Misry Kabur Usai Jadi Tersangka Pelecehan

WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Masih ingat Ustaz SAM atau Syekh Ahmad Al Misry, tersangka kasus dugaan pelecehan sesama jenis kepada beberapa santri?

Kabarnya dia kini berstatus buronan Polri karena kabur setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Terungkapnya Syekh Ahmad Al Misry sebagai buronan karena Divhubinter Polri mengajukan red notice ke Interpol terhadap pendakwah yang kerap tampil di acara televisi itu.

“Sedang dalam proses pengajuan red notice-nya melalui portal Interpol,” kata Kabag Jatranin Ses NCB Interpol Indonesia Kombes Ricky Purnama saat dikonfirmasi pers di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

“Sedang kita komunikasikan juga ke otoritas Mesir untuk validasi status kewarganegaraannya,” katanya.

Ustaz SAM sendiri sudah berstatus WNI (warga negara Indonesia) melalui proses naturalisasi setelah menikahi perempuan Indonesia.

Akhir April 2026, Bareskrim Polri menetapkan pendakwah asal Mesir itu sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan sesama jenis.

Tragisnya, penetapan Syekh Ahmad Al Misry sebagai tersangka terjadi hanya sehari setelah dia membantah keterlibannya dalam kasus tersebut.

Faktanya, “Berdasarkan pelaksanaan gelar perkara, penyidik telah menetapkan saudara SAM sebagai tersangka,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Siapa dia? Berikut profil Syekh Ahmad Al Misry.

Dilansir dari kanal YouTube SalinSapaTV, Syekh Ahmad Al Misry pernah mengatakan kedatangannya di Indonesia merupakan “rahasia spiritual” di balik perjalanan dakwah.

“Awalnya Allah sudah mencatat di lauhul mahfudz fulan bin fulan akan pindah ke Indonesia untuk belajar dan berdakwah, bukan mengajarkan orang Indonesia, tapi kita saling membantu untuk mengembangkan, mengembalikan umat Islam kepada ajarannya, akhlaknya” katanya.

“Memudahkan agama buat masyarakat, mendekatkan orang kepada Allah, mengenalkan orang kepada Allah, maka setiap orang punya dakwah masing-masing.”

“Maka karena apa? Karena Allah mentakdirkan hal demikian, yang kedua kita tidak tahu apa yang akan kita peroleh esok hari, dan kita tidak tahu di mana kita akan wafat,” ungkap Ahmad Al-Misry.

Syekh Ahmad Al Misry berasal dari Kairo, Mesir.

Ia merupakan lulusan Universitas Al-Azhar, salah satu lembaga pendidikan Islam paling bergengsi di dunia, dengan penguasaan ilmu tafsir, hadis, hingga fikih.

Sejak 16 tahun silam, Syekh Ahmad Al Misry mengaku telah aktif berdakwah di berbagai negara termasuk Indonesia.

Namanya semakin dikenal publik setelah kerap tampil di layar televisi, termasuk dalam program religi seperti Hafiz Indonesia dan Damai Indonesiaku.

Selain berdakwah, ia juga dikenal sebagai pengajar yang membimbing santri dalam pendalaman ilmu agama.

Mengenai tudingan telah melakukan pelecehan sesama jenis, dia membantah keras.

“Tuduhan terhadap pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya,” kata Syekh Ahmad Al Misry, Kamis (23/4/2026).