WARTABANJAR.COM – Mohamed Salah kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah Premier League! Bintang Liverpool asal Mesir ini menutup musim 2024/2025 dengan performa luar biasa: menyabet dua gelar prestisius sekaligus — Top Skor dan Raja Assist! Di usianya yang menginjak 32 tahun, Salah tampil konsisten dan mematikan sepanjang musim. Ia mencetak 29 gol dari 37 penampilan, unggul jauh dari para pesaingnya seperti Alexander Isak (23 gol, Newcastle United) dan Erling Haaland (22 gol, Manchester City). Empat Kali Top Skor! Salah Masuk Elite Premier League Gelar top skor musim ini merupakan yang keempat sepanjang karier Salah di Premier League. Ia sebelumnya meraih Sepatu Emas pada musim: 2017/2018 2018/2019 (bersama Pierre-Emerick Aubameyang & Sadio Mané) 2021/2022 (bersama Son Heung-min) BACA JUGA:Jusuf Kalla Serahkan Bendera Kepengurusan DMI Kalsel kepada H Anwar Hadimi Dengan pencapaian ini, Salah semakin kokoh sebagai salah satu penyerang terbaik sepanjang masa di Liga Inggris. Tak Cuma Gol, Mo Salah Juga Raja Assist! Tak puas hanya mencetak gol, Salah juga menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak musim ini. Ia mengoleksi 18 assist, meninggalkan jauh para pesaingnya seperti: Jacob Murphy (12 assist, Newcastle United) Anthony Elanga (11 assist, Nottingham Forest) Total, Salah terlibat langsung dalam 47 gol Liverpool musim ini, kombinasi sempurna antara ketajaman dan visi permainan. Samai Rekor Legenda: Andy Cole dan Alan Shearer! Jumlah kontribusi gol Salah (29 gol + 18 assist) menyamai rekor keterlibatan gol terbanyak dalam satu musim Premier League, yang sebelumnya hanya dipegang oleh dua legenda: Andy Cole (1993/1994): 34 gol + 13 assist Alan Shearer (1994/1995): 34 gol + 13 assist Kini, Mohamed Salah berdiri sejajar dengan dua ikon Premier League, membuktikan statusnya sebagai pemain kelas dunia yang tak tergantikan. Penentu Gelar Juara Liverpool Kontribusi Salah menjadi kunci Liverpool merebut gelar juara Premier League musim 2024/2025. Di laga terakhir kontra Crystal Palace (Minggu, 25 Mei 2025), Salah mencetak satu-satunya gol The Reds yang mengamankan hasil imbang 1-1 — cukup untuk memastikan trofi kembali ke Anfield. Legenda Hidup Liverpool Dengan semua pencapaian ini, nama Mohamed Salah kembali berkibar sebagai ikon Liverpool dan Premier League. Di usia kepala tiga, ia membuktikan bahwa kelas dunia tak mengenal usia — dan masih menjadi ancaman paling mematikan di Liga Inggris.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor : nur muhammad