Presiden Prabowo Minta Serikat Pekerja Usulkan Marsinah Jadi Pahlawan Nasional

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya pengakuan negara terhadap perjuangan kaum buruh di sambutan peringatan Hari Buruh Internasional di Monas, Kamis (1/5).

Ia meminta serikat pekerja mengusulkan nama Marsinah, aktivis buruh yang menjadi simbol perjuangan hak pekerja, sebagai calon pahlawan nasional.

“Mengapa belum ada pahlawan nasional dari kaum buruh? Saya minta serikat pekerja berembuk dan mengusulkan Marsinah jika sepakat,” ujarnya. Langkah ini dinilai sebagai bentuk penghargaan negara terhadap sejarah pergerakan buruh di Indonesia.

Baca Juga

575 Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Resmi Dilepas, Termuda Berusia 19 Tahun, Tertua 86 Tahun

Prabowo mengingatkan bahwa UUD 1945 dengan tegas menyatakan bahwa sumber daya alam harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

“Bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara demi kesejahteraan rakyat. Ini landasan kami membuat kebijakan pro-buruh,” tegasnya.

Tokoh buruh seperti Said Iqbal menyambut baik komitmen presiden.

“Kami apresiasi langkah nyata ini, tapi akan terus mengawal realisasinya,” ujarnya. Sementara itu, Ely Rosita Silaban dari KSBSI menekankan pentingnya dialog berkelanjutan antara pemerintah dan pekerja.

May Day 2025 menjadi penanda awal upaya serius pemerintah dalam membangun sistem perlindungan yang lebih adil bagi buruh. “Ini baru langkah pertama. Kami akan pastikan janji ini tidak berhenti di pidato,” pungkas seorang perwakilan buruh yang hadir.