WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Suasana mendadak heboh di Jalan Cempaka Raya, Komplek Wildan Asri, Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan, setelah seekor biawak liar tiba-tiba masuk ke dalam rumah salah satu warga. Kehadiran hewan buas ini membuat penghuni rumah ketakutan. Beruntung, rekanan pemadam kebakaran (damkar) bergerak cepat ke lokasi. "Alhamdulillah, biawak berhasil kami tangkap dengan aman," ujar salah satu anggota damkar kepada WartaBanjar.com. Warga diimbau untuk tetap waspada, karena biawak dapat membahayakan manusia. Selain memiliki cakar dan gigitan yang tajam, biawak juga berpotensi membawa bakteri berbahaya. Aksi evakuasi biawak ini sempat menjadi tontonan warga sekitar yang penasaran menyaksikan proses penangkapannya. BACA JUGA:Nekat Jual Air Palsu Bermerek Prof, Pengusaha di Kapuas Kalteng Dibekuk Polisi! Bahaya Biawak terhadap Manusia yang Wajib Diwaspadai Meski terlihat seperti reptil biasa, biawak sebenarnya bisa menimbulkan bahaya serius bagi manusia. Berikut beberapa alasan mengapa kita harus waspada terhadap hewan ini: Gigitan Berbahaya Biawak memiliki rahang kuat dengan gigi tajam. Gigitannya bisa menyebabkan luka serius dan berisiko infeksi karena mulut biawak mengandung banyak bakteri berbahaya. Cakaran Tajam Kuku biawak sangat kuat dan tajam. Saat merasa terancam, biawak bisa menyerang dengan cakaran yang mampu melukai kulit manusia. Penyebaran Bakteri Selain bakteri dari gigitan, biawak juga dapat membawa bakteri seperti Salmonella yang bisa berpindah ke manusia melalui kontak langsung atau tidak sengaja menyentuh permukaan yang terkontaminasi. Gerakan Cepat dan Agresif Biawak bisa bergerak sangat cepat jika merasa terpojok atau terancam. Ini membuatnya sulit ditangkap tanpa risiko, terutama jika hewan tersebut merasa harus membela diri. Potensi Penyakit Beberapa jenis biawak diketahui menjadi pembawa parasit atau penyakit zoonosis yang dapat ditularkan ke manusia. Tips Jika Bertemu Biawak di Rumah: Jangan panik dan jangan mencoba menangkap sendiri. Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari lokasi. Segera hubungi pihak berwenang seperti Damkar atau tim penyelamat hewan.(Wartabanjar.com/info_banjarmasin) editor: nur muhammad