Duh! Remaja di Tabalong Korban Pelecehan Kurir Ekspedisi
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, TABALONG - Seorang remaja warga Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong menjadi korban pelecehan kurir ekspedisi, Jumat (25/4).
Diketahui remaja berusia 15 tahun, pelajar tingkat SMP itu berkenalan dengan kurir ekspedisi dari awal pengantaran paket
berbayar di tempat atau (COD).
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J melalui PS. Kasi Humas IPTU Joko Sutrisno menjelaskan pelaku kurir berusia 21 tahun warga Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong tersebut mengenal korban pertama kali pada Selasa (22/04/2025) pagi.
Baca Juga
Tuntutan Makin Menguat! Kuasa Hukum Desak Hakim Fokus pada Pasal Pembunuhan Berencana Juwita
Pelaku mengantarkan paket berbayar di tempat (COD) yang dipesan oleh korban.
Namun saat itu korban tidak bisa membayar dan pelaku bersedia menalangi tagihan sebesar Rp 35 ribu.
Kemudian pelaku meminta korban untuk membayar keesokan hari, dengan cara meminta nomor kontak korban.
Keesokan harinya pelaku menghubungi korban untuk mengajak jalan. Korban dijemput pelaku tanpa berpamitan dengan orangtua korban.
Menurut keterangan korban, pelaku mengajak makan malam di angkringan, karaoke dan menginap di sebuah hotel.
Korban memenuhi permintaan pelaku hingga pelaku melancarkan aksi bejatnya. Usai melakukan persetubuhan disebuah kamar hotel di Tanjung, Rabu (23/04/2025) dini hari
pelaku mengantar korban pulang.
Namun saat di perjalanan, pelaku dan korban bertemu dengan kakak korban dan dibawa kerumah orang tua korban.
Menurut keterangan pelapor yaitu ibu korban, pada Selasa (22/04/2025) sore, saat pulang dari sawah, pelapor tidak mendapati anaknya berada di rumah.
Orangtua korban mencoba menghubungi korban namun korban beralasan masih berada di pasar untuk membeli jajanan.
Pelapor beberapa kali menghubungi korban, namun korban beralasan belum isa pulang ke rumah.
Lalu kakak korban pergi untuk mencari adiknya dan menemukan adiknya bersama pelaku dijalan pada Rabu (23/04/2025) dini hari.(humas)
Editor Restu