Lyodra Ginting Ucapkan Bela Sungkawa Atas Wafatnya Paus Fransiskus
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Penyanyi Lyodra Ginting mengungkapkan rasa bela sungkawanya terhadap wafatnya Paus Fransiskus.
Paus Fransiskus diumumkan meninggal dunia oleh pihak Vatikan hari ini, Senin (21/4/2025) pukul 07.35 waktu setempat di kediamannya di Casa Santa Marta, Vatikan, setelah 38 hari dirawat di rumah sakit karena menderita pneumonia ganda.
Pada 5 September 2024 lalu, saat Misa Akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Lyodra Ginting berkesempatan menyanyi di depan Paus Fransiskus sekaligus mendapat berkat langsung dari Pemimpin Tertinggi Agama Katolik itu.
Mengetahui kabar duka tersebut, Lyodra kemudian mengunggah ucapan dukanya di Insta Story-nya, sembari memposting ulang fotonya saat diberkati Paus Fransiskus dulu.
Ia menuliskan kalimat singkat dalam Bahasa Inggris, yaitu "rest in love, Pope."
BACA JUGA: Pemko Banjarmasin Imbau Warga Waspadai Oknum Penipu Atasnamakan Disdukcapil Minta Data Pribadi Via Telepon
Sementara itu, Lyodra Ginting pada saat bertemu langsung Paus Fransiskus tahun lalu mengungkapkan rasa bahagianya, apalagi ia mendapatkan berkat langsung dari Pemimpin Tertinggi Umat Katolik dunia tersebut.
Lyodra Ginting kala itu ditunjuk tampil menyanyi di acara Misa Akbar yang akan dipimpin oleh Paus Fransiskus di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2024) sore.
Penyanyi jebolan Indonesian Idol ini tampil di depan Paus Fransiskus mengenakan busana adat Indonesia.
Lyodra juga bersalaman dengan Paus Fransiskus.
Di video yang diunggahnya, Paus Fransiskus tampak mengucapkan sesuatu le Lyodra saat mereka bersalaman.
Rasa bahagia tentunya menyelimuti penyanyi bernama lengkap Lyodra Margareta Ginting ini karena bisa bertemu langsung dan diberkati oleh sang tokoh ternama dunia tersebut.
"Hari ini saya seberuntung itu bisa ikut misa bersama salah satu tokoh dunia Bapa Suci Paus Franciscus dan lagi saya ada di altar bersama beliau sekaligus menerima berkatnya🥹," kata juara Indonesian Idol musim kesepuluh tersebut.
Menurutnya, Paus Fransiskus adalah sosok yang selalu membela orang-orang yang tersakiti, yang selalu menyerukan perdamaian di seluruh dunia tanpa memandang suku bangsa dan agama.
Misa Akbar yang dipimpin Paus Fransiskus digelar pada Kamis (5/9/2024) mulai pukul 17.00 WIB hingga 18.30 WIB, dihadiri sekitar 80.000-an umat Katolik dari seluruh Indonesia.
Paus Fransiskus kala itu ke Indonesia dalam rangka berkunjung menemui sejumlah tokoh penting Indonesia, termasuk Presiden Joko Widodo, dari tanggal 4 hingga 6 September 2024. (yayu)
Editor: Yayu