WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjadi perhatian besar pemerintah pusat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, turun langsung meninjau proses distribusi logistik tahap dua pada Jumat (18/4/2025) sore, guna memastikan pemilu ulang berjalan lancar dan tepat waktu. Logistik pemilu didistribusikan ke tiga kelurahan, yakni Kemuning, Loktabat Selatan, dan Sungai Tiung, dengan total 33 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa, mengungkapkan bahwa proses distribusi dilakukan dengan armada khusus dan ditargetkan rampung sebelum tengah malam. “Sebelumnya, pagi tadi, kami juga telah menuntaskan distribusi tahap pertama ke 18 kelurahan lain, mencakup 370 TPS,” terang Andi. Ia juga menambahkan bahwa dua lembar surat suara tak terpakai telah dimusnahkan sesuai prosedur, sebagai bagian dari komitmen menjaga integritas pemilu. BACA JUGA:Kreatif Maksimal! Pria di Kalsel Pasang AC Rumah di Mobil Tua, Netizen: Ketika Ilmu Lebih Tinggi dari Pabrik! Wamendagri Minta PSU Tidak Terulang Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, turut menegaskan bahwa koordinasi antarinstansi berjalan baik demi menyukseskan PSU yang merupakan amanat Mahkamah Konstitusi (MK). Ia juga mengajak seluruh warga Banjarbaru untuk menggunakan hak pilih mereka pada Sabtu, 19 April 2025. Sementara itu, Wamendagri Bima Arya memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran penyelenggara pemilu. Namun, ia juga menekankan pentingnya mencegah terjadinya kekacauan baru. “Jangan sampai ada PSU di atas PSU. Jaga kondusivitas dan pastikan proses ini benar-benar tuntas,” tegasnya. Usai seremoni pelepasan logistik, rombongan pejabat tinggi, termasuk KPU RI, Gubernur Kalsel, dan unsur Forkopimda, langsung meninjau distribusi ke lapangan, dimulai dari Kelurahan Kemuning.(Wartabanjar.com/Ikhsan) editor: nur muhammad