21 Mobil Pikap Dikerahkan! Logistik PSU Banjarbaru Diantar ke TPS Mulai 18 April 2025
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan memastikan seluruh logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru telah lengkap dan siap didistribusikan ke TPS.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Komisioner KPU Kalsel Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, M. Fahmi Failasopa, pada Rabu (16/4/2025).
“Alhamdulillah, tadi malam kekurangan surat suara sebanyak 2.636 lembar sudah tiba pukul 21.45 WITA. Surat suara langsung dijemput oleh Sekretaris KPU Banjarbaru dan hari ini langsung dilipat oleh petugas internal,” jelas Fahmi.
Ia menambahkan, surat suara yang sebelumnya sudah dilipat juga telah dikemas rapi dalam kotak suara sesuai TPS masing-masing.
BACA JUGA:Ciri-ciri Pria yang Ditemukan Tak Bernyawa di Prona 1 Banjarmasin Selatan, Naik Sepeda!
“Jadi seluruh kebutuhan logistik PSU Banjarbaru sudah rampung dan siap didistribusikan pada Jumat, 18 April 2025,” lanjutnya.
Distribusi Langsung dari Gudang ke TPS
Distribusi logistik PSU akan dilakukan langsung dari gudang ke lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan diserahkan ke Ketua KPPS masing-masing. Ketua KPPS bertanggung jawab atas perlengkapan pemungutan suara di lokasi.
“Distribusi akan dimulai pagi hari untuk mengantisipasi cuaca yang tidak menentu. Semoga cuaca cerah dan tidak ada kendala hujan,” harap Fahmi.
Sebagai bagian dari tahapan penting, KPU Kalsel juga akan menggelar pelepasan simbolis armada distribusi logistik.
“Kita rencanakan pelepasan simbolis sekitar pukul 09.00 atau 10.00 pagi. Akan dihadiri oleh Bawaslu, kepolisian, dan perwakilan pemerintah daerah,” tambahnya.
21 Mobil Pikap Siap Antar Logistik ke Seluruh TPS
Sebanyak 21 unit mobil pikap telah disiapkan untuk mendistribusikan logistik ke seluruh TPS di wilayah Banjarbaru. Proses ini menjadi bagian penting dalam menjamin kelancaran dan transparansi PSU Banjarbaru 2025.(Wartabanjar.com/Ikhsan)
editor: nur muhammad