TRAGEDI Maut di Langit New York: Helikopter Bos Siemens Meledak, Agustin Escobar Sekeluarga Tewas
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM – Langit New York menjadi saksi bisu tragedi mengerikan ketika sebuah helikopter Bell 206L-4 LongRanger IV yang ditumpangi Presiden dan CEO Siemens, Agustin Escobar, jatuh menghantam Sungai Hudson dan menewaskan seluruh penumpangnya.
Seperti dikutip dari akun Instagram @militarynewsinternational, Insiden tragis itu terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial Instagram, memperlihatkan detik-detik helikopter kehilangan kendali di udara sebelum terjun bebas ke perairan. Diduga, kecelakaan disebabkan oleh ledakan pada rotor dan bagian ekor helikopter, yang mengakibatkan pesawat tak lagi stabil.
Keluarga Escobar Tewas Seketika
Dalam musibah tersebut, enam orang dilaporkan tewas, termasuk sang pilot dan keluarga lengkap Agustin Escobar: sang istri Merce Camprubí Montal, serta ketiga anak mereka yang masih berusia belia.
BACA JUGA:Bocah Tenggelam di Sungai Simpang Limau Ditemukan Tak Bernyawa
Keluarga ini diketahui baru saja tiba di Manhattan dari Barcelona, Spanyol, pada hari yang sama. Mereka dijadwalkan menempuh perjalanan udara menuju pusat kota New York dengan helikopter sebagai bagian dari rencana liburan mereka.
Pilot Belum Teridentifikasi
Sementara itu, New York Post melaporkan bahwa identitas sang pilot belum diungkap ke publik, dan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab insiden fatal tersebut. Tim dari National Transportation Safety Board (NTSB) dan Federal Aviation Administration (FAA) tengah mengumpulkan puing-puing helikopter dari dasar sungai untuk mencari petunjuk teknis maupun kemungkinan human error.
Duka Global
Kabar duka ini langsung mengguncang dunia korporasi global. Siemens, sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar dunia, menyampaikan belasungkawa mendalam dan penghormatan terakhir kepada sosok pemimpin mereka yang dikenal berdedikasi dan visioner.
“Kami sangat kehilangan. Agustin adalah pemimpin luar biasa, suami dan ayah yang penuh kasih,” demikian pernyataan resmi dari pihak Siemens.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad