Geger! “Bagarakan Sahur” Pakai Musik DJ di Tabalong, Polisi Amankan Peralatan Audio

“Saya tegaskan, aktivitas semacam ini tidak hanya mengganggu masyarakat, tetapi juga bertentangan dengan esensi bulan suci Ramadan yang menekankan ketenangan dan ibadah,” ujarnya.

Menurut Fajar, memutar musik DJ dengan volume tinggi di tengah malam bukan bagian dari tradisi bagarakan sahur yang positif.

Marak Balapan Liar saat Sahur, Polisi Tingkatkan Patroli
Selain insiden musik DJ, Polsek Haruai juga menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait aksi balapan liar yang kerap terjadi saat waktu sahur.

“Kami akan meningkatkan patroli dan tindakan preventif untuk menekan gangguan ketertiban selama Ramadan,” tambah Fajar.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui PS Kasi Humas, Iptu Joko Sutrisno, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentoleransi kegiatan yang mengganggu masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadan.

Warga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan melaporkan jika ada aktivitas yang mengganggu kenyamanan ibadah Ramadan.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)

editor: nur muhammad