WARTABANJAR.COM, BANDUNG – Aksi brutal geng motor kembali terjadi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Seorang juru parkir (jukir) berinisial RS (24) tewas dikeroyok oleh kelompok geng motor di dalam sebuah minimarket pada Minggu (16/3/2025). Kejadian ini terekam dalam video yang viral di media sosial dan menuai kecaman dari masyarakat. Menurut unggahan akun Instagram @mood.jakarta, penganiayaan terjadi di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Dalam video tersebut, tampak gerombolan geng motor mengejar korban hingga ke dalam minimarket sebelum menganiayanya secara membabi buta. Setelah korban tak berdaya, para pelaku segera melarikan diri meninggalkan minimarket yang dalam keadaan berantakan. Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot, membenarkan insiden pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia. “Benar telah terjadi penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Kompol Luthfi pada Senin (17/3/2025). Geng Motor Makin Brutal Kasus ini menambah panjang daftar aksi kriminal yang dilakukan geng motor di Bandung. Berdasarkan data kepolisian, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, tercatat lebih dari 50 kasus kriminal yang melibatkan geng motor di wilayah Bandung dan sekitarnya. Kasus-kasus tersebut meliputi pengeroyokan (35 kasus), perampasan kendaraan (10 kasus), dan perusakan fasilitas umum (5 kasus). BACA JUGA:VIRAL! Emak-emak Pingsan Lihat dari Dekat Tabrakan Kereta Api Vs Truk, 1 Tewas & Masinis Luka Pada tahun 2024, Polda Jawa Barat mencatat setidaknya 280 aksi kriminal yang dilakukan oleh kelompok geng motor di Bandung dan sekitarnya. Dari jumlah tersebut, sekitar 120 kasus di antaranya berujung pada tindak kekerasan berat, termasuk pembunuhan dan penganiayaan. Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim khusus untuk memburu para pelaku pengeroyokan terhadap RS. “Kami tidak akan tinggal diam. Saat ini kami sedang memburu para pelaku dan akan menindak tegas aksi-aksi brutal geng motor yang meresahkan masyarakat,” tegasnya. Tindakan Tegas Untuk mengantisipasi semakin meningkatnya aksi brutal geng motor, pihak kepolisian akan meningkatkan patroli di daerah rawan kriminal, terutama pada malam hari dan akhir pekan. Selain itu, Polresta Bandung juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menekan angka kejahatan jalanan ini. “Kami sudah membentuk tim khusus yang akan fokus pada pemberantasan geng motor. Langkah-langkah preventif akan diperkuat, termasuk menindak tegas pelaku yang terbukti melakukan aksi kriminal,” ujar Kombes Pol Kusworo. Masyarakat Dihimbau Waspada Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait geng motor. “Kami mengajak seluruh warga untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di malam hari. Jika melihat aksi geng motor yang mencurigakan, segera hubungi kepolisian terdekat,” tambahnya. Kasus pengeroyokan yang menewaskan juru parkir ini menjadi alarm keras bagi aparat keamanan dan masyarakat. Kejahatan geng motor di Bandung sudah semakin brutal, dan tindakan tegas diperlukan untuk menghentikan aksi mereka sebelum jatuh lebih banyak korban.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad