Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Diskumdag Tala Gandeng Agen Sepakati Aturan Baru

    WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Kabupaten Tanah Laut menggelar rapat penting terkait kelangkaan LPG 3 kilogram, Kamis (27/2/2025).

    Rapat berlangsung di kantor Diskumdag Tanah Laut mulai pukul 02.00 WITA. Rapat ini dipimpin oleh Plt Kepala Diskumdag Tanah Laut, Totom Wahyudi, serta dihadiri oleh para agen LPG 3 kg dan Kepala Dinas Satpol PP Tanah Laut.

    Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg

    Rapat ini bertujuan untuk membahas isu kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 kg di Kabupaten Tanah Laut. Diskumdag dan para agen sepakat melakukan pengawasan bersama guna memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

    BACA JUGA:LPG 3 Kg Mulai Sulit Didapat, Diskumdag Tala Bakal Turunkan Satgas Sidak Pangkalan

    “Harga LPG 3 kg di tingkat pangkalan seharusnya Rp 16.250. Oleh karena itu, pangkalan diharapkan menjual LPG 3 kg sesuai dengan HET yang telah ditetapkan, yaitu Rp 19.000. Penjualan di atas HET merupakan pelanggaran dan akan ditindak tegas,” tegas Totom Wahyudi.

    Poin-Poin Kesepakatan Diskumdag dan Agen LPGDalam rapat tersebut, Diskumdag dan para agen LPG 3 kg menyepakati beberapa poin penting yang dituangkan dalam berita acara:

    1. Larangan bagi sopir agen meminta tips kepada pangkalan.
    2. Agen wajib menjual LPG 3 kg ke pangkalan seharga Rp 16.250, sesuai dengan SK Bupati Nomor 188.45/197-KUM/2017.
    3. Pangkalan yang melanggar ketentuan tidak akan mendapat distribusi LPG dari agen.
    4. Pembinaan dan pengawasan bersama antara Diskumdag dan agen kepada pangkalan.
    5. Agen bersedia melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh pangkalan kepada tim pengawas.
    6. Pangkalan wajib mendistribusikan LPG 3 kg kepada masyarakat yang berhak.

    Tindakan Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran

    Baca Juga :   Wakil Wali Kota Banjarmasin 'Drop' Saat Retret di Magelang

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI