WARTABANJAR.COM, TANJUNG SELOR – Kecelakaan tragis terjadi di perairan Sungai Temangga, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), pada Senin (10/2/2025). Sebuah speedboat yang membawa puluhan penumpang terbalik, mengakibatkan tiga orang tewas dan empat lainnya masih dalam pencarian. “Tiga anggota keluarga kami meninggal,” ujar Andi Jusniati, salah satu keluarga korban di Tanjung Selor, Senin. Korban tewas diketahui bernama H Minnong (80), Andi Inja (82), dan Andi Ana (35). Sementara itu, proses pencarian terhadap empat korban hilang masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Polda Kaltara Turun Tangan, Evakuasi Korban Masih Berlangsung Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Hary Sudwijanto, memastikan bahwa pihaknya turut serta dalam proses evakuasi bersama tim SAR. Ia bahkan turun langsung ke lokasi kejadian guna mengoordinasikan upaya penyelamatan. Saat ini, ketiga jenazah korban telah berada di ruang jenazah RSUD Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor, sebelum nantinya dimakamkan di Lempake, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Para korban diketahui dalam perjalanan pulang setelah menghadiri pesta pernikahan di Pulau Tias, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan. Mereka berencana menuju Tanjung Selor menggunakan speedboat sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Berau, Kalimantan Timur. “Tidak ada yang menyangka tragedi ini terjadi, padahal kondisi sungai saat itu tenang,” ungkap Andi Jusniati dengan penuh kesedihan. Penyebab Kecelakaan Masih Misteri, Investigasi Berlanjut Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Kapolda Kaltara menyatakan bahwa jajarannya sedang mengupayakan evakuasi speedboat guna mengungkap kronologi insiden nahas ini. Sebelumnya, Kasi Operasi Kantor SAR Tarakan, Didik Hariana, mengungkapkan bahwa speedboat nahas tersebut membawa sekitar 30 penumpang yang berangkat dari Pulau Tias menuju Tanjung Selor usai menghadiri pesta pernikahan. Tim SAR gabungan masih bekerja keras mencari korban hilang dan mengevakuasi speedboat yang terbalik. Masyarakat diminta tetap waspada saat melakukan perjalanan di perairan guna menghindari kejadian serupa.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad