WARTABANJAR.COM – Isra Mikraj dan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan dua peringatan penting dalam Islam. Meski sama-sama bertujuan untuk meningkatkan kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW, keduanya memiliki makna, waktu, dan sejarah yang berbeda. Berikut ulasannya. 1. Waktu Peringatan Isra Mikraj Isra Mikraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Pada tahun 2025, Isra Mikraj 1446 H jatuh pada 27 Januari 2025, yang ditetapkan sebagai libur nasional di Indonesia. Maulid Nabi Muhammad SAW Maulid Nabi diperingati setiap 12 Rabiul Awal untuk mengenang hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pada tahun 2025, Maulid Nabi jatuh pada 9 Juni 2025, yang juga ditetapkan sebagai hari libur nasional. 2. Makna Peringatan Isra Mikraj Isra Mikraj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dalam satu malam, yang terbagi menjadi dua fase: Isra: Perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina menggunakan buraq. Mikraj: Perjalanan dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh, di mana Nabi menerima perintah salat lima waktu langsung dari Allah SWT. BACA JUGA:Kemenag Curigai Kegiatan Metamorfoshow, Berkedok Isra Mikraj Ditunggangi HTI Salat yang diperintahkan dalam peristiwa ini menjadi simbol kepatuhan total kepada Allah, serta mencerminkan keseimbangan antara kesalehan individual dan sosial. Maulid Nabi Muhammad SAW Maulid Nabi memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW. Dalam peringatan ini, umat Islam mengenang sejarah, perjuangan, dan ajaran Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan dalam kehidupan. 3. Sejarah Peringatan Isra Mikraj Isra Mikraj terjadi pada tahun 620-621 M, sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Peristiwa ini menjadi tonggak penting dalam Islam, karena di sinilah salat lima waktu diwajibkan kepada umat Islam. Maulid Nabi Muhammad SAW Maulid Nabi diperkirakan mulai diperingati pada tahun kedua hijriah. Menurut catatan sejarah, Khaizuran, ibu dari Khalifah al-Mahdi, memerintahkan perayaan Maulid Nabi di Madinah dan Makkah pada abad ke-8 M. Perayaan ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menjaga inspirasinya dalam kehidupan umat Islam. Isra Mikraj dan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki nilai dan pesan yang mendalam bagi umat Islam. Isra Mikraj mengajarkan kepatuhan dan kedekatan kepada Allah melalui ibadah salat, sedangkan Maulid Nabi menjadi momentum mengenang kelahiran Rasulullah SAW sebagai teladan mulia. Kedua peringatan ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dalam kehidupan sehari-hari.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad