Puerto Riko Gelap Gulita: Pemadaman Listrik Massal Ganggu Perayaan Tahun Baru 2025
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, SAN JUAN – Malam Tahun Baru 2025 di Puerto Riko berubah menjadi malam penuh kegelapan setelah pemadaman listrik massal melanda hampir seluruh wilayah pulau tersebut.
Sekitar 90 persen pelanggan Luma Energy, perusahaan distribusi listrik utama, masih belum mendapatkan aliran listrik hingga Rabu pagi (1/1/2025), berdasarkan data portal real-time perusahaan tersebut.
BACA JUGA:Atiqah Hasiholan Berangkat Umrah Saat Malam Tahun Baru
Kerusakan Infrastruktur Energi Jadi Sorotan
Pemadaman listrik ini kembali menyoroti lemahnya infrastruktur energi di Puerto Riko, yang sebelumnya telah dirusak oleh Badai Maria pada 2017. Luma Energy menyebutkan, pemulihan total listrik diperkirakan memakan waktu antara 24 hingga 48 jam, tergantung kondisi di lapangan.
Dalam pernyataan resmi, Luma mengungkapkan bahwa kerusakan pada jalur bawah tanah menjadi penyebab awal pemadaman, meskipun investigasi lebih lanjut masih dilakukan.
“Kami masih menyelidiki penyebab pastinya, namun tim kami bekerja tanpa henti untuk memulihkan pasokan listrik,” ungkap Luma Energy.
Sementara itu, Ivan Baez, juru bicara pembangkit listrik Genera, menyebut kejadian ini sebagai "insiden besar", di mana kerusakan pada jaringan Luma juga berdampak pada operasional pembangkit listrik Genera dan beberapa pembangkit swasta lainnya.
Gubernur Tuntut Tindakan Cepat
Gubernur Puerto Riko, Pedro Pierluisi, menuntut penjelasan mendetail dari Luma dan Genera. Dalam pernyataan di media sosialnya, ia meminta kedua perusahaan tersebut segera memberikan solusi konkrit serta mempercepat pemulihan layanan.
“Pemadaman ini sangat mengecewakan dan tidak bisa diterima. Rakyat Puerto Riko pantas mendapatkan pelayanan yang lebih baik,” tulis Pierluisi.
Bagi sebagian besar warga, generator listrik menjadi andalan di tengah pemadaman. Ramon Luis Nieves, seorang pengacara dan mantan senator, menyatakan kekecewaannya terhadap buruknya layanan listrik yang mengganggu tradisi Malam Tahun Baru.
"Kami tidak bisa menikmati momen bersama keluarga di tengah gelap gulita. Ini adalah kegagalan sistem yang tidak bisa terus dibiarkan,” tegas Nieves.
BACA JUGA:Serangan Israel ke Gaza di Tahun Baru 2025 Tewaskan 9 Warga Palestina Termasuk Anak-anak
Pemadaman listrik ini mengingatkan kembali pada kerusakan besar yang disebabkan oleh Badai Maria, badai kategori 4 yang menghantam Puerto Riko pada 2017. Hingga saat ini, banyak warga menganggap bahwa kontrak dengan Luma Energy perlu ditinjau ulang, mengingat buruknya pelayanan yang diberikan.
"Kami sudah cukup menderita. Saatnya ada perubahan besar untuk mengakhiri siklus pemadaman ini," ujar Nieves.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com)
editor: nur muhammad