WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Kepastian lokasi pertandingan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Indonesia vs Bahrain akhirnya terkonfirmasi bakal digelar dimana, Maret 2025 nanti. Karena sebelumnya Bahrain mengaku takut dengan teror yang dilakukan supporter Timnas Garuda, buntut kecurangan mereka di laga kandang, Oktober 2024 lalu. Seperti diketahui, dalam laga di kandang Bahrain, supporter Squad Garuda kecewa lantaran jadi bulan-bulanan keputusan wasit Ahmed Al Kaf yang cenderung membela tim tuan rumah. Akibatnya, anak asuh Coach Shin Tae-yong yang sebenarnya sudah diprediksi bakal unggul namun harus berakhir imbang 2 - 2. Kontan saja para pendukung Kapten Jay Idsez dkk membombardir laman timnas Bahrain dengan komentar-komentar pedasnya. Bahkan para hacker Indonesia mengganti nama-nama di peta negeri tersebut dengan mafia bola. Baca juga: Lepas 24 Peserta Program Magang Kampus Merdeka, Plt Kadis PUPR Harapkan Mahasiswa Terus Asah Kemampuan Mereka juga mengancam membalas perlakuan Bahrain saat laga di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Tak urung para offisial Bahrain langsung melayangkan permintaan pindah lokasi tandang di luar Indonesia ke Federasi Sepakbola Internasional (FIFA). Untungnya kabar baik datang dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Jakarta, Sabtu (21/12/2024). Dirinya memastikan laga Indonesia vs Bahrain akan tetap dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Kepastian itu disampaikan Erick setelah melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Datuk Windsor Paul John, di Doha, Qatar, beberapa waktu lalu. Baca juga: Laga Versus Indonesia Dipastikan Dihelat di SUGBK Jakarta, Ini Jaminan Erick Thohir untuk Timnas Bahrain "Ya kemarin sudah disampaikan oleh Sekjen AFC pertandingan melawan Bahrain itu tetap di Indonesia," ujar Erick seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Wartabanjar.com. Sebelumnya Asosiasi Sepak bola Bahrain (BFA) sempat mengajukan permintaan kepada FIFA agar pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret 2025 itu dimainkan di luar Indonesia. BFA beralasan hal itu untuk menjamin keselamatan para pemain Bahrain. Jika melihat kecaman dan protes yang dilancarkan warganet Indonesia, wajar BFA merasa cemas. Meski demikian, Indonesia terbukti dapat menjadi tempat yang aman untuk menyelenggarakan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026, saat menjamu Jepang dan Arab Saudi pada November silam. Baca juga: Pengedar Sabu di Sebamban Baru Diringkus Reskrim Polsek Sungai Loban Pada kedua pertandingan itu, Indonesia kalah ditaklukkan Jepang dengan skor 0-4, dan menang 2-0 atas Arab Saudi. Sama sekali tidak ada teror terhadap pemain dan pendukung tim lawan pada kedua laga tersebut. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko