WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Sakirun, seorang warga Desa Madu Retno, Kecamatan Karang Bintang, Kabupaten Tanah Bumbu, yang dilaporkan hilang akibat terseret arus banjir pada Selasa (3/12/2024), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan pada pukul 23.10 WITA, setelah pencarian intensif oleh tim gabungan. BACA JUGA:Pencarian Orang Diduga Tenggelam di Muara Aluh-Aluh Kembali Dilakukan Kronologi Kejadian Menurut informasi, korban yang tengah pulang setelah merumput mendapati jalan yang dilaluinya terendam banjir dengan arus deras. Saat melintasi lokasi tersebut, korban kehilangan keseimbangan dan terseret arus hingga hilang. Upaya pencarian dilakukan segera setelah laporan diterima, melibatkan aparat desa, tim SAR, dan masyarakat setempat. Jenazah Sakirun ditemukan beberapa kilometer dari lokasi awal ia dilaporkan hilang. Tim SAR memastikan bahwa korban meninggal akibat tenggelam, diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena kuatnya arus banjir. “Korban ditemukan pada pukul 23.10 WITA dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazah langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar salah satu anggota tim SAR. Selasa (3/12/2024) malam, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Unit Siaga SAR Batulicin, BPBD Tanahbumbu, Satpol PP Damkar serta relawan telah datang ke lokasi, kemudian menerjunkan perahu karet ke danau tersebut dan melakukan pencarian. Kemudian sekitar pukul 00.30 Wita, jenazah warga warga Madu Retno itu ditemukan, sekitar belasan meter dari titik terakhir dilihat. BACA JUGA:Kronologi Diduga Orang Tenggelam di Muara Aluh-Aluh Himbauan untuk Warga Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga setempat untuk selalu waspada saat terjadi banjir, terutama di wilayah yang rawan arus deras. Aparat setempat mengimbau masyarakat agar menghindari aktivitas di luar rumah saat banjir, demi menghindari risiko serupa. "Kami mengingatkan warga untuk selalu berhati-hati, terutama saat hujan deras yang memicu banjir. Keselamatan adalah prioritas utama," tegas seorang petugas. Kejadian ini menambah daftar korban akibat bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Tanah Bumbu belakangan ini. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah mitigasi untuk mencegah insiden serupa di masa depan.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad