Presiden: Pemilu Damai Sebagai Penanda Pendewasaan Berpolitik
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi positif pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang berjalan tenang dan damai. Dirinya menilai, hal tersebut sebagai penanda terjadinya pendewasaan dalam berpolitik.
"Baru saja kita selesai pilkada, kabupaten dan provinsi di suruh Indonesia puluhan provinsi, ratusan kabupaten kota. Syukur alhamdulillah berjalan dengan tenang, dengan damai," ujar Prabowo dalam sambutannya di acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 di Jakarta, Jumat (29/11/2024).
Dalam acara bertema "Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional itu, Prabowo mengatakan, proses Pilkada 2024 yang berjalan lancar menandakan terjadinya suatu kematangan dan pendewasaan dalam bermasyarakat, bernegara, dan berpolitik.
Baca juga: Jepang: Bom Israel ke Gaza Lebih Banyak dari Yang Dijatuhkan ke Jepang
Presiden menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Prabowo mengatakan, proses pergantian kepala daerah merupakan hal biasa. Proses pergantian pemimpin itu dilakukan dengan damai melalui mekanisme kotak suara.
"Bahwa kita bisa ganti pemimpin dengan damai melalui kotak suara, walaupun mungkin kita belum puas harus kita perbaiki, benar. Tetapi, menurut pendapat saya dan keyakinan saya, terjadi suatu proses pendewasaan," ucap Presiden seperti dikutip Wartabanjar.com.
Kepala Negara berpesan agar tidak ada euforia yang berlebihan. Hal itu mengingatkan pentingnya bersikap dewasa bagi semua pihak, baik yang memenangkan pemilihan maupun yang belum berhasil.
Baca juga: Cek, Rekayasa Lalin di Tol Transjawa Selama Libur Nataru
Bagi pihak yang menang, tanggung jawab utama adalah bekerja untuk kepentingan seluruh masyarakat. Sementara bagi yang kalah, harus tetap mendukung pihak yang menang dalam bekerja untuk rakyat.
"Yang menang biasa biasa saja, jangan euforia, yang kalah biasa biasa saja. Yang penting kalau menang bekerja untuk seluruhnya. Kalau kalah mendukung yang menang untuk seluruhnya, untuk seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden.
Diketahui, tahap pemungutan suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota telah dilaksanakan pada 27 November 2024.
Pada saat ini tahapan Pilkada 2024 yang sedang berlangsung adalah rekapitulasi hasil penghitungan suara secara berjenjang.
Baca juga: Antisipasi Puncak Musim Penghujan dan Libur Nataru, Kementerian PU Gelar Apel Siaga Satgas PPB
Rekapitulasi secara berjenjang di tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dimulai pada 28 November-3 Desember 2024. Selanjutnya, tingkat kabupaten/kota dimulai pada 29 November-6 Desember 2024. Kemudian, tingkat provinsi dimulai pada 30 November-9 Desember 2024.
Setelah itu, adalah tahapan pengumuman rekapitulasi hasil penghitungan suara. Untuk pilkada tingkat kabupaten/kota diumumkan pada 29 November-12 Desember 2024, sedangkan pilkada tingkat provinsi pada 30 November-15 Desember 2024. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko