WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Kantin SMPN 1 Sungai Tabuk, Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, itu hangus.

Tempat siswa jajan ini tersulut api kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Minggu (4/10/2026).

Dari informasi yang dihimpun, kebakaran tidak hanya berdampak pada kantin sekolah. 

Salah satu rumah pendamping desa juga terdampak kejadian tersebut.

Kepala Desa Sungai Tabuk Keramat, Fahrin, menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 17.05 Wita.

“Rumah pendamping desa bernama Fatmawati yang sudah tidak ditinggali sejak satu tahun lalu itu juga terbakar,” ujar Fahrin saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026) sore.

Baca juga: Mahasiswi ULM Turun Langsung Berjibaku Padamkan Karhutla di Gambut Kabupaten Banjar

Baca juga: Dipecat Barito Putera, Hendri Susilo Pelatih Korban Keempat Liga 2 Championship

Menurut Fahrin, kerusakan pada kantin sekolah tergolong ringan. 

Namun, kebakaran lahan yang terjadi di sekitar kawasan sekolah membuat siswa waswas.

“Karhutla sering terjadi di jam pelajaran,” ungkapnya.

Fahrin mengatakan, kebakaran lahan masih kerap terjadi di wilayah Desa Sungai Tabuk Keramat.

Penanganan di lapangan turut dibantu relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) yang sigap ketika terjadi kebakaran.

Meski demikian, proses pemadaman masih menghadapi kendala, terutama dalam mencari sumber air.

“Kendala kami yang sering dialami adalah sulitnya mencari titik air untuk pemadaman,” bebernya.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.

“Masyarakat kami imbau untuk tidak membakar lahan sembarangan dan segera melaporkan jika melihat adanya titik api agar bisa cepat ditangani,” pungkasnya. (wartabanjar.com)