LAZNAS-SI Salurkan Bantuan Untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, SIKKA - Lembaga Amil Zakat Nasional Syarikat Islam (LAZNAS-SI) peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan dari masyarakat untuk korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Para korban terdampak itu tersebar di Desa Kringa, Boganatar, dan Borru, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Pos Pengungsian Waigete, Jumat (23/11/2024), oleh LAZNAS-SI bersama Syarikat Islam Tanggap Bencana (SIGAP).
Direktur Bidang Pemberdayaan dan Pendistribusian LAZNAS-SI, Herlan IPAR mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa paket higienis (sabun mandi, sikat gigi, pasta gigi, sampo, dan handuk). Lalu ada pembalut, popok bayi, pakaian dalam, serta makanan kecil.
Herlan berharap, donasi ini dapat memenuhi kebutuhan mendesak para korban sekaligus menumbuhkan solidaritas terhadap sesama yang terdampak bencana.
"Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban mereka dan menjadi wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan yang kita jaga bersama," ujar Herlan dikutip Wartabanjar.com dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/11/2024).
Baca juga: RI Dukung Surat Perintah ICC atas Penangkapan Netanyahu dan Gallant
Herlan menambahkan, pihaknya terlebih dahulu berkoordinasi dengan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, Abd. Putu, untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak para pengungsi, terhadap masyarakat yang terdampak dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki tersebut.
Ia menjelaskan, bantuan ini merupakan wujud komitmen LAZNAS-SI dalam membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya di kawasan terdampak erupsi di Kabupaten Sikka, Flores Timur.
Sementara Wakil Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sikka Menurut Karim merespon baik penyaluran bantuan kemanusian tersebut. Karim menyampaikan apresiasinya, baik LAZNAS-SI dan para dermawan yang telah memberikan bantuan bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
"Terima kasih atas kontribusi nyata dari LAZNAS-SI. Bantuan ini sangat berarti bagi para penyintas di pos pengungsian Waigete," tuturnya.
Baca juga: Polsek Sungai Tabuk Amankan Pergeseran Kotak dan Bilik Suara
Ia menjelaskan, jika terhadap kondisi sebagian warga yang masih bertahan di kaki Gunung Lewotobi untuk menjaga hewan ternak dan harta benda mereka, meskipun diimbau untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
"Ini menjadi tantangan bagi kami. Namun, kami tetap mendukung kebutuhan makanan, air bersih, dan listrik untuk mereka yang memilih melakukan pengungsian mandiri di sekitar rumah mereka," ungkap Karim. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko