WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian Komjen Setyo Budiyanto terpilih menjadi ketua KPK periode mendatang. Inilah lima pimpinan KPK yang terpilih melalui mekanisme voting di Komisi III DPR RI.

Diketahui, Komisi III DPR telah memilih 5 orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029 di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (21/11).

Komisi III DPR juga langsung menetapkan ketua KPK terpilih untuk periode mendatang, yakni Setyo Budiyanto.

Berdasarkan hasil voting, Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian Komjen Setyo Budiyanto terpilih menjadi ketua KPK.

Sementara itu, hakim senior Ibnu Basuki Widodo berhasil terpilih sebagai wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ibnu lolos seleksi akhir di Komisi III pada Kamis (21/11).

Ibnu berhasil meraih dukungan sebanyak 33 suara dalam pemilihan final.

Alasan Ibnu ingin menjadi pimpinan KPK karena menganggap hakim dan KPK memiliki tugas yang sama, yakni mengadili dan memproses perkara termasuk korupsi.

Ibnu Basuki Widodo adalah seorang hakim senior yang kini bertugas sebagai hakim tinggi pemilah perkara pidana khusus di Mahkamah Agung.

Ibnu menyelesaikan pendidikan formal di bidang hukum dan beberapa pelatihan. Bekal tersebut membuat dia dipercaya dalam jabatannya selama bertahun-tahun.

Salah satu yang dipelajarinya selama menempuh pendidikan dan pelatihan adalah tata kelola hukum dan pemberantasan korupsi.

Setyo Budiyanto terpilih menjadi ketua dengan perolehan sebanyak 45 suara, mengalahkan Johanis Tanak dengan 2 suara dan Fitroh Rohcahyanto dengan 1 suara.

Diketahui, pemilihan ketua dan pimpinan KPK dilakukan dengan mekanisme voting.

Hal tersebut disetujui oleh delapan fraksi yang hadir dalam agenda rapat pleno pemilihan dan penetapan pimpinan dan dewas KPK di gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari ini, Kamis (21/11/2024).

"Bukan musyawarah mufakat, kita sepakat pemilihan ketua KPK melalui mekanisme voting," ujar Ketua Komisi III DPR Habiburokhman dalam rapat pleno di ruangan Komisi III DPR.