Indonesia – China Teken MoU Bidang Mineral, Ini Yang Bikin Negara lain Ketir-ketir

Baca juga: Kapolri Apresiasi Dedikasi Kompolnas 2020-2024, Ini Harapannya ke Komisioner 2024-2028

“Bagi Indonesia, ini bisa membuka peluang besar untuk mengembangkan industri mineral hijau yang bernilai tambah tinggi. Ke depan, mineral hijau akan menjadi kunci dalam pengembangan energi bersih sebagaimana arahan Presiden Prabowo,” katanya.

Sementara itu, MoU bidang mineral dengan NDRC berfokus pada pengembangan dan pemanfaatan mineral yang sangat dibutuhkan dalam industri modern.

Ini membuka kesempatan kedua belah pihak untuk menjajaki peluang investasi dan kerja sama di sektor sumber daya mineral mulai penambangan sampai hilirisasi, serta memperkuat rantai pasok sumber daya mineral yang aman dan berkelanjutan.

Baca juga: Pejabat Kejari Blora Tersangkut Narkoba, Penyimpanan BB di Ranah Tugasnya Dicek

Melalui kerja sama ini, Kementerian ESDM akan memainkan peran penting dalam memperkuat kerja sama bilateral kedua negara di bidang mineral, serta diharapkan dapat meningkatkan investasi di sektor mineral Indonesia.

Indonesia dan China memiliki forum bilateral rutin dua tahunan, yaitu Indonesia-China Energy Forum (ICEF). ICEF ke-7 diselenggarakan di Bali pada 3 September 2024.

Pertemuan tersebut menekankan kembali komitmen kedua negara untuk memperkuat kerja sama di bidang pengembangan migas konvensional dan non-konvensional, batu bara, ketenagalistrikan, dan energi bersih.

Baca juga: Ketua DPR RI dan Ketua Parlemen Turki Bahas Pembentukan Forum Bagi Palestina

Di samping itu, Indonesia juga menawarkan berbagai peluang investasi di sub sektor migas, batubara, ketenagalistrikan, dan EBT. Forum ini juga membahas peluang pendanaan proyek-proyek energi yang didukung oleh lembaga finansial seperti Sinosure, China Development Bank, dan Exim Bank of China. (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko