WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Si Jago Merah berkobar di rumah warga di Komplek Pandu RT 16, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur, Rabu (30/10/2024) malam. Kobaran api melahap rumah tersebut dengan cepat. Pantauan Wartabanjar.com di lapangan, terlihat warga, relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin sedang melakukan upaya pemadaman di lokasi kejadian. Warga yang ada di lokasi kejadian, Amat mengaku belum mengetahui secara pasti berapa jumlah bangunan yang terbakar. Hingga kini masih dilakukan pemadaman dengan menyemprotkan air di lokasi kebakaran. “Yang pasti terlihat itu ada 1 buah, kalau yang lainnya masih belum tahu karen masih penyemprotan,” tutur Amat, di lokasi kejadian. Baca juga: Stella: Bangun Universitas Baru Bukan Jaminan Pendidikan Merata Dari informasi dihimpun, musibah kebakaran tersebut untuk sementara tidak sampai memakan korban jiwa. Hingga saat ini tim gabungan masih berupaya untuk memadamkan api secara total di bangunan yang terbakar. Kasus kebakaran rumah sudah sering terjadi. Penyebab utama tak lain adalah kelalaian penghuninya, mulai dari hubungan arus pendek, kompor meledak hingga benda-benda mudah terbakar yang diletakkan di tempat salah. Ini beberapa tips sederhana untuk menghindari kebakaran: 1.    Bijak dalam Menggunakan Alat-Alat Listrik Gunakan peralatan listrik sewajarnya serta tidak melebihi beban kapasitas meter listrik di rumah Anda. Jangan lupa untuk selalu mematikan alat-alat listrik ketika sudah tidak digunakan lagi. Misalnya, mematikan komputer/laptop jika sudah tidak digunakan lagi. 2.    Jauhkan Pemantik dan Korek Api dari Jangkauan Anak-Anak Rasa ingin tahu anak umumnya sangat besar sehingga bisa saja mereka memainkan pemantik atau korek api tanpa sepengetahuan Anda. Tindakan ini tentu saja dapat menimbulkan risiko terbakar pada benda-benda di sekelilingnya. Baca juga: Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen Tegaskan Komitmennya di Debat Publik Pilgub Jateng 3.    Awasi Penggunaan Kompor Gas Sebagai Penyebab Rumah Kebakaran Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah tidak menyolok bibir tabung gas dengan pisau serta melepaskan selang gas jika Anda berencana bepergian dalam waktu lama. Jangan lupa juga untuk menjauhkan benda-benda yang mudah terbakar dari sumber api. 4.    Berhati-hati Ketika Merokok bara api yang ada di puntung rokok terkadang tidak benar-benar mati ketika diletakkan dalam asbak ataupun dibuang ke tempat sampah. Walaupun kecil, bara api ini bisa menimbulkan percikan api dan berisiko membakar benda-benda di sekitarnya. Jadi, pastikan bara api benar-benar padam ketika Anda membuang puntung rokok. 5.    Sediakan Alat Pemadam Kebakaran Rumah Letakkan alat pemadam kebakaran di tempat-tempat yang dekat dengan sumber api, misalnya di dapur, agar ketika terjadi kebakaran Anda bisa dengan mudah memadamkannya. 6.    Pasang Alat Pendeteksi Asap untuk Mencegah Rumah Kebakaran Smoke detector atau alat pendeteksi asap kini sudah lazim digunakan di rumah. Biasanya, alat ini dipasang di langit-langit dan bekerja dengan sensor. Baca juga: Najib Razak Diberi Waktu Membela Diri Atas Tuduhan Korupsi Rp 8,2 Triliun 7.    Susun Jalur Evakuasi yang Jelas Salah satu langkah antisipasi untuk meminimalisir dampak  yaitu membuat jalur evakuasi yang jelas dan tepat. Jadi, jika api terlalu besar untuk dipadamkan sendiri, Anda bisa segera menyelamatkan diri dan keluarga. (Iqnatius)