WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Dua atlet asal Kalimantan Selatan berhasil meraih medali perunggu di semi final cabang tenis meja tunanetra Peparnas di Solo, Jawa Tengah, Jumat (11/10/2024) lalu. Perunggu pertama didapat Nurhanisah yang takluk dari Nabila asal DKI Jakarta dengan skor 2-1. Lalu kedua adalah Ahmad Nazimullah yang juga gagal ke final lantaran harus mengakui keunggulan atlet Jawa Barat, Agam yang juga dengan skor 2-1. Namun, keduanya saat bertanding di babak semi final ini sempat memimpin poin, lalu lawan yang bermain ngotot mampu menyamakan kedudukan hingga memenangi laga. Pelatih tenis meja tuna netra, Abdul Sidik mengungkapkan, kekalahan ini lantaran teknik bertahan anak asuhannya kurang begitu memuaskan. “Kita sudah berusaha menyamakan skor, pertahanan kita kurang, bloknya juga kurang, sebenarnya permainan seimbang,” kata Abdul Sidik, Sabtu (12/10/2024). BACA JUGA: Kronologi KM Sabar Subur 1 Asal Rembang Tenggelam di Karimun Jawa, 11 ABK Dievakuasi ke Banjarmasin Sementara itu, cabang lainnya yaitu tenis kursi roda, Kalsel harus tersungkur dari Sumatera Utara. Bertanding di GOR Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kalsel takluk dua set langsung dengan skor 6-4, 6-2 dari Sumatera Utara. Kegagalan untuk meraih podium ketiga ini lantaran atlet lawan dinilai lebih siap dengan usia yang relatif muda. Ke depannya, tim pelatih akan melakukan evaluasi dan penambahan jam terbang bagi paralimpian tenis kursi roda ini. (MC Kalsel) Editor: Yayu