Namun mengingat berapa lama tuntutan ini telah berlangsung, Hakamada tetap menyatakan dirinya tidak bersalah.
“sebagian dari diri saya tidak akan bisa merayakan pembebasan tersebut sepenuhnya,” kata Zukeran.
“Kasusnya merupakan pengingat yang menyakitkan tentang bagaimana sistem peradilan pidana Jepang harus berubah,” tambahnya.(pwk)
Editor: purwoko







