Dia mengklaim bahwa Noa mengaku telah dipukuli dan dianiaya oleh Hamas.
“Ia mengatakan dengan jelas bahwa dunia tidak melihat apa yang terjadi pada para sandera, yang 109 orang di antaranya masih berada di tangan Hamas di Gaza. Kami dikuatkan dan terinspirasi oleh Noa, dan menegaskan kembali seruan kami kepada para pemimpin dunia untuk membawa pulang para tawanan,” katanya.
View this post on Instagram
View this post on Instagram
Sementara itu, sebelumnya ramai juga beredar di media sosial video saat Noa Argamani dilepas oleh Hamas di Gaza pada Juni lalu.
Noa tampak dilepas dalam kondisi baik, sehat dan tersenyum.
Dia bahkan mengatakan bahwa selama berada di tawanan Hamas, dia diperbolehkan berbelanja dua pekan sekali dengan pengawalan ketat oleh Hamas.
Beredar juga kala itu foto dan video Noa disambut gembira oleh keluarganya, bahkan ia merayakan ulang tahunnya bersama keluarga setelah itu dalam suasana bahagia.
Melihat ini, banyak warganet kemudian meragukan bahkan enggan memercayai pernyataan dari pemerintah Israel bahwa Noa disiksa Hamas selama disandera. (yayu)
Editor: Yayu







