Peluang Borneo FC kembali datang dari pemain sayap Terens Puhiri. Ia melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti. Sayangnya, bola nyaris membuat jala gawang Arema FC bergetar di menit ke-32.
Arema FC mendapatkan dua peluang beruntun di menit ke-37 dari tendangan sudut yang dilepaskan Wiliam Marcilio, Lokolingoy melepaskan sepakan keras ke mulut gawang Borneo FC dan masih dihadang Kei Hirose. Bola muntah disambar tandukan Thales Lira ke sudut kiri gawang Borneo tetapi masih ditangkap Nadeo.
Baca juga: Usai Upacara Wapres Berharap ini ke Gibran Penggantinya
Pertandingan babak pertama ditutup dengan kedudukan sama kuat 0-0.
Borneo FC mulai tampil menekan dengan memainkan skema serangan balik cepat pada babak kedua. Hasilnya, Pesut Etam mendapatkan tendangan sudut di menit ke-53 yang diambil Stefano Lilipaly.
Bola hasil sepak pojok Stefano Lilipaly diteruskan Christophe Nduwarugira yang lepas dari kawalan para pemain Arema FC. Dengan sepakan ke arah gawang kiper Lucas Frigeri gagal mengantisipasihingga skor berubah 1-0 untuk keunggulan Borneo FC.
Arema yang tertinggal mencoba mengambil inisiatif serangan, pada menit ke-60 Arkhan Fikri melepaskan tendangan mendatar namun bola masih bisa diamankan. Dua menit berselang, Nadeo kembali memuntahkan usaha Arema FC menyamakan kedudukan setelah mampu menangkap tendangan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan oleh Wiliam Marcilio.
Petaka bagi Arema FC terjadi di menit ke-70, Terens Puhiril menggandakan keunggulan Borneo FC. Ia berhasil memaksimalkan umpan dari Kei Hirose. Charles Lokolingoy hampir memperkecil kedudukan melalui tendangannya di menit ke-74, tetapi usaha itu kembali digagalkan Nadeo. Pada menit ke-85 kiper Arema FC Lucas Frigeri membuat penyelamatan penting yang mencegah gol bertambah dengan menghalau sepakan Sihran Amarullah.







