WARTABANJAR.COM, SEMARANG - Seorang pemilik rumah kos, Nur Yanto alias NY (63) di Semarang, Jawa Tengah (Jateng) mengaku makan daging kucing sejak lama. Akibatnya, polisi mengamankannya meski hanya dikenakan wajib lapor saja. Kasus tersebut bermula kecurigaan penghuni kosnya yang memviralkan video di akun @three.in.onee. berisi rekaman antara NY dengan seseorang yang diduga memergokinya sedang menyantap daging kucing. Dari rekaman itu seseorang menanyakan alasan NY melakukan aksinya tersebut. "Daripada saya bunuh diri? Daripada saya yang mati mending kucing yang mati, dong," kata NY di video tersebut. Penghuni kos berinisial N mengatakan bahwa dirinya melihat bapak kos membawa alat pemukul hingga terdengar suara benturan keras yang rupanya seekor kucing telah mati. Pelaku juga mengaku minta maaf karena hendak mengkonsumsi daging kucing tersebut. Baca juga: Gemar Meneliti Tanaman Hias, Dosen UGM Ini Dikukuhkan Menjadi Guru Besar "Saya yang pertama kali (viral) rekaman suara itu. Karena habis bolak-balik di sini, saya samperin. Ternyata dia ngaku sendiri. Pertama ngomong 'maaf mas tadi habis pukul kucing, mau saya makan. Maaf kalau itu ganggu nurani anda'. Ya kaget, langsung aku rekam," kata N. Dari kasus inilah, polisi langsung turun untuk melakukan penyelidikan. NY pun diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Atas perbuatannya, ia dijerat Pasal 91B ayat (1) UU RI nomor 14 tahun 2014 dan atau Pasal 302 KUHP tentang peternakan dan kesehatan hewan. Dirinya terancam hukuman paling lama 2 tahun dan atau denda paling banyak Rp 200 juta. Karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun, polisi tidak menahan Nur Yanto. Bapak kos itu hanya dikenakan wajib lapor dua kali dalam sepekan. Baca juga: Eskalasi Meningkat, Kemenlu Memulangkan WNI dari Lebanon "Karena ancaman di bawah lima tahun, kita wajibkan lapor. Lapor seminggu dua kali," kata Kanit Tidpiter Satreskrim Polrestabes Semarang, AKP Johan Widodo seperti dikutip Wartabanjar.com. Selain itu, polisi bakal melakukan pemeriksaan kejiwaant terhadap NY karena sering melantur dalam memberikan jawaban atau keterangan.Beberapa keterangan itu diantaranya saat ditanya awal mula inspirasi makan daging kucing untuk obat diabetes, ia menyebut informasi tersebut dari kakaknya. Tapi kemudian, ia mengaku aksinya itu adalah inisiatifnya sendiri karena merasa daging sapi mahal. Tak hanya itu, ia bahkan memberi jawaban yang tidak masuk akal ketika ditanya apakah sudah pernah berobat sebelumnya. Bahkan, salah satu penghuni kos berinisial N menyebut bapak kosnya pernah mengaku sebagai Imam Mahdi. Ada juga video beredar NY bicara melantur soal masa depan agama hingga bawang. Baca juga: Sosok S ini Yang Disebut-Sebut Dampingi RK di Pilkada Jakarta "Kita arahnya ke sana ya (cek kejiwaan). Kita koordinasi dengan pihak RSJ yang ada di Semarang untuk diobservasi, apakah ada gangguan jiwa atau tidak pada pelaku ini," ujar Johan. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko