WARTABANJAR.COM - Peringatan dini hujan disertai petir dan angin kencang diprediksi terjadi di wilayah Kalimantan Selatan, Jumat (25/9/2026). 

Hujan disertai petir dan angin kencang diperkirakan melanda wilayah Tapin, Hulu Sungai Selatan, Tabalong pada sore hari. 

Kemudian hujan ringan diperkirakan terjadi di Banjarbaru, Banjar, dan Hulu Sungai Tengah dan Balangan juga pada sore hari. 

Kabut asap juga masih menyelimuti wilayah Kalsel pada pagi hari. 

Yakni di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Banjar dan Tapin, Hulu Sungai Tengah. 

Baca Juga Identitas Enam Jenazah Korban Kapal Virgo Terungkap, Ini Nama dan Asalnya

Baca Juga Tangis Keluarga Korban Kapal Virgo Saat Identitas Jenazah Diumumkan DVI Polri

Udara kabur menyelimuti wilayah Kalsel lainnya pada pagi hari, yakni Tabalong, Balangan, Tanah Laut. 

Diketahui udara kabur adalah istilah meteorologi dari BMKG yang merujuk pada kondisi langit tampak buram atau keputihan akibat menurunnya jarak pandang. 

Di Kalsel, udara kabur disebabkan karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Pada siang hari, cuaca cerah berawan mendominasi hampir di seluruh Kalsel. 

Adapun suhu maksimum hari ini mencapai 36 derajat celcius. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal September 2026 secara umum didominasi oleh kondisi cuaca panas dan kering seiring puncak musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia. 

Berdasarkan pantauan BMKG), suhu udara pada siang hari terasa cukup terik dengan suhu maksimum di beberapa daerah bisa mencapai 34°C hingga 36°C

Sejumlah wilayah, terutama di Kalimantan dan Sumatera, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kekeringan meteorologis serta risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Meskipun didominasi cuaca kering, potensi hujan ringan atau lokal tetap ada di sebagian kecil wilayah Indonesia

Secara umum, curah hujan pada periode Agustus III hingga September II 2026 diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah, sekitar 0–150 mm/dasarian.