WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk dan angkutan barang sering terjadi di Indonesia termasuk di Kalimantan Selatan. Kecelakaan ini, tidak saja menimbulkan kerugian materiik, tapi juga memakan korban jiwa. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel, Mutaim. "Hal ini tentu menjadi prioritas perhatian untuk segera diambil langkah-langkah, baik melalui kebijakan-kebijakan maupun pembinaan-pembinaan sebagai upaya menekan kejadian kecelakaan khususnya kecelakaan lalu lintas transportasi darat yang melibatkan angkutan barang secara berkesinambungan," ujar Mutaim mewakili Kepala Dishub M Fitri Hernadi saat sosialisasi angkutan Barang guna meningkatkan keamanan dan keselamatan berkendara di jalan, Senin (29/7/2024). Baca juga: Ngeri! Detik-detik Pemotor Masuk Kolong Trailer di Teluk Dalam Dekat Simpang 5 Kamboja Dikatakannya, transportasi merupakan sarana yang penting dan strategis dalam memperlancar roda perekonomian, memperkukuh persatuan dan kesatuan serta mempengaruhi semua aspek kehidupan masyarakat. Pentingnya transportasi tersebut, ujar dia, tercermin pada semakin meningkatnya kebutuhan akan jasa angkutan bagi mobilitas orang serta barang dari satu titik ke titik yang lain,” kata Mutaim. "Akhir-akhir ini sering menyaksikan atau mendengarkan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui media elektronik maupun media cetak, tentang kecelakaan – kecelakaan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Provinsi Kalsel yang melibatkan truk atau angkutan barang," paparnya. "Tidak sedikit kerugian yang dialami, baik dari segi korban manusia yang meninggal atau cacat, maupun dari segi materil yang tidak sedikit jumlahnya," lanjut dia. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, kata Mutaim, diharapkan pula dapat memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar atau aturan-aturan serta etika berlalu lintas di jalan dalam rangka mengurangi kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan barang. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini akan memberikan pengetahuan dan manfaat kepada para peserta sehingga dapat memberikan sumbangsih pembangunan yang ada di Kalsel. “Kami harapkan akan tercipta koordinasi yang baik antara pemerintah dengan pihak driver/pengemudi angkutan barang, sehingga tercipta angkutan umum dalam hal ini angkutan barang di wilayah Kalsel yang aman, selamat, andal, tertib dan nyaman,” jelasnya. (ernawati) Editor: Erna Djedi