Niat Teror Olimpiade Paris 2024, Pemuda ini Langsung Ditangkap
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BORDEAUX - Pihak berwenang menangkap seorang pemuda yang dicurigai merencanakan aksi teror selama Olimpiade Paris 2024. Menurut laporan media setempat, tersangka merupakan remaja berusia 18 tahun yang ditangkap di Gironde, di sisi tenggara Perancis.
Penangkapan tersangka tersebut menyusul penyelidikan yang dilakukan kantor kejaksaan anti-teroris Prancis, seperti dilaporkan France 3 pada Selasa (23/07/2024) kemarin.
Dalam laporannya, pemuda tersebut dituduh terlibat kelompok kejahatan terorganisir.
Ia dikabarkan menulis keinginannya melakukan tindakan kekerasan selama Olimpiade di media sosialnya.
Tersangka akan tetap ditahan polisi selama 96 jam, seperti dilansir Wartabanjar.com dari laporan tersebut.
Jumlah penangkapan pihak berwenang menjelang upacara pembukaan Olimpiade Paris mengalami peningkatan. Pembukaan Olimpiade yang akan digelar pada 26 Juli mendatang diperkirakan dihadiri 160 kepala negara dan pemerintahan.
Baca juga: Dukung Perkembangan Jasa Nasional, Kementerian PUPR Gelar Konstruksi Indonesia 2024
Sebelumnya, seorang warga Republik Chechnya berusia 18 tahun juga ditangkap karena diduga merencanakan serangan terhadap ajang Olimpiade di kota Saint-Etienne, akhir Mei lalu.
Kemudian, laki-laki berusia 16 tahun ditangkap pada April setelah mengaku bahwa dia berencana meledakkan dirinya di kawasan bisnis La Defense di barat laut Paris selama Olimpiade.
Pada April, Presiden Emmanuel Macron menyatakan tidak mengesampingkan ancaman teroris pada hari pelaksanaan upacara pembukaan 26 Juli nanti.
Bahkan ada skenario antisipasi untuk memindahkan upacara pembukaan tersebut dari Sungai Seine ke stadion.
Macron juga mengatakan bahwa otoritas Prancis sedang menyiapkan sejumlah skenario cadangan dalam pergelaran Olimpiade di tengah risiko serangan teroris di negara tersebut.
Baca juga: Begini Potensi Duet Muhidin-Hasnuryadi Menang di Kalsel Menurut Survei LSI
Olimpiade Musim Panas Paris 2024 akan digelar dari 26 Juli hingga 11 Agustus, sedangkan Paralimpik berlangsung dari 28 Agustus hingga 8 September. (Sidik Purwoko-berbagai sumber)
Editor: Sidik Purwoko