WOW! Harga 5 Pemain Ini Meroket Usai Piala Euro, 1 Baru Berusia 17 Tahun
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BERLIN - Pasca final Piala Euro 2024, sejumlah pemain mendapat berkah dengan mencatatkan kenaikan harga berkat penampilan mereka yang apik selama turnamen berlangsung.
Tercatat setidaknya ada lima pemain yang harganya meroket hingga ratusan juta dolar, jika mereka bersedia meninggalkan klub asal dan pindah ke klub kaya pada musim panas ini.
Dari lima pemain tersebut, salah satunya bahkan berusia masih sangat muda, 17 tahun.
Berikut kelima pemain tersebut, dilansir Beritasatu.com:
Jan Oblak (Slovenia)
Puncak penampilan kiper berusia 31 tahun di Euro adalah penyelamatannya selama 120 menit saat melawan Portugal di babak 16 beasar Salah satunya penyelamatan penalti yang membuat Cristiano Ronaldo menangis.
Tim Slovenia baru tersingkir saat kalah 0-3 dari Portugal melalui adu penalti. Sebelumnya, Oblak juga tampil apik di tiga laga penyisihan grup, yakni bermain imbang 1-1 dengan Denmark, 1-1, dan dengan Serbia dan Inggris yang berakhir 0-0.
Bersama Swiss dan Spanyol yang menjadi juara, Slovenia menjadi satu dari tiga tim yang tidak kalah di kompetisi resmi. Menurut media Eropa, jika Atletico Madrid mau melepas kiper ini, Oblak akan menarik banyak klub raksasa pada periode transfer pada musim panas.
Jamal Musiala (Jerman)
Seperti Lamine Yamal dan Nico Williams, Jamal Musiala bertransformasi dari pemain menjanjikan menjadi bintang. Pemain sayap berusia 21 tahun itu mencetak tiga gol, berkontribusi pada ketiga kemenangan Jerman melawan Skotlandia, Hongaria, dan Denmark.
Musiala juga merupakan salah satu dari enam pencetak gol terbanyak turnamen, bersama Harry Kane, Dani Olmo, Georges Mikautadze, Cody Gakpo dan Ivan Schranz. Pada menit ke-105 laga perempat final, saat skor imbang 1-1, wasit menolak memberikan penalti kepada Jerman setelah Musiala menendang bola dan mengenai tangan Marc Cucurella. Jika yang terjadi justru sebaliknya, Jerman bisa saja mencapai semifinal dan Musiala memiliki akhir yang lebih baik.
Dani Olmo (Spanyol)
Dani Olmo memulai turnamen sebagai pemain pengganti, tetapi berakhir sebagai pemain inti. Ia mencetak tiga gol, membuat dua assist dan dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak.
Titik balik terjadi pada gelandang serang berusia 26 tahun itu di babak perempat final Euro 2024.
Seusai masuk menggantikan Pedri, ia mencetak satu gol dan membantu kemenangan Spanyol.
Di babak semifinal, Olmo langsung mencetak gol penentu ke gawang Prancis.
Melalui dua ajang Euro, Olmo sudah mencetak tiga gol dan lima assist.
Pencapaian itu sudah cukup bagi klub-klub besar untuk memboyongnya dari Leipzig musim panas ini.
Puncak penampilan kiper berusia 31 tahun di Euro adalah penyelamatannya selama 120 menit saat melawan Portugal di babak 16 besar.
Salah satunya penyelamatan penalti yang membuat Cristiano Ronaldo menangis.
Lamine Yamal (Spanyol)
Dari pemain yang menjanjikan, Yamal malah tampil menjadi bintang setelah membantu Spanyol memenangkan Euro 2024.
Pemain sayap berusia 17 tahun itu memberikan empat assist, termasuk tiga kali di babak 16 besar, perempat final, dan final Euro 2024.
Selain membantu rekan satu timnya mencetak gol, Yamal juga langsung mencetak gol indah untuk menyamakan kedudukan 1-1, mengawali comeback tim Matador saat melawan Prancis di babak semifinal.
Bintang Klub Barcelona itu mengakhiri Euro 2024 dengan dua penghargaan individu, pemain muda terbaik dan pencetak gol terbaik.
Nico Williams (Spanyol)
Nico Williams digosipkan ingin bergabung dengan Lamine Yamal di Barcelona.
Pemain sayap itu dikabarkan ingin agar Barcelona mau membayar klausul kontrak senilai US$ 36 juta untuk bisa mendapatkannya dari klub Athletic Bilbao.
Namun menurur laporan media Eropa, harga pemain berusia 22 tahun ini sudah naik dua kali lipat.
Dilaporkan, selain Barcelona, ada tiga klub yakni, Liverpool, Bayern Munchen, dan Chelsea yang siap membayar lebih tinggi untuk klausul pelepasan kontrak pemain.
Pada Euro 2024 Nico Williams mencetak dua gol, dan membuat satu assist.
Kecepatannya berlari maksimum hingga 35,8 km per jam, dengan tingkat akurasi mengoper (passing) hingga 89,67%.
Ia juga memiliki serangkaian gerakan menangani bola yang rumit.
Media Eropa menyatakan, kemampuan pemain timnas Spanyol nomor punggung 17 itu lebih cepat dari bintang Brasil Neymar. (berbagai sumber)
Editor: Ern Djedi