WARTABANJAR.COM, PALANGKARAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya mengimbau nelayan dan masyarakat pesisir selatan Kalimantan Tengah (Kalteng), mewaspadai gelombang laut setinggi 2 meter. Hal itu menyusul pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) berpotensi menimbulkan hujan dengan angin kencang.
“Waspadai potensi tinggi gelombang berkisar antara 0,75 hingga 2 meter di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah selama sepekan,” kata Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Ika seperti dilansir Wartabanjar.com dari Antara, Sabtu (13/07/2024).
Pihaknya mengimbau masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut karena tinggi gelombang tersebut masuk kategori rendah hingga sedang.
BMKG meminta warga pesisir juga waspada adanya pertumbuhan awan konvektif atau awan cumulonimbus (CB) yang berpotensi menjadikan hujan intensitas sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang air laut.
Baca juga: KPK Belum Tahan Indra Iskandar, Begini Kata Pakar Hukum
Selama sepekan ke depan, kata Ika, potensi kecepatan angin diperkirakan antara 10-20 kilometer/jam. Angin ini umumnya bertiup dari arah Tenggara menuju Barat Daya. Kondisi cuaca wilayah Kalteng, selama tiga hari mendatang juga diperkirakan tidak ada potensi hujan yang disertai angin kencang dan sambaran petir.
Kemudian suhu udara berkisar antara 23 sampai 33 derajat Celsius. Kelembaban udara berkisar antara 55 hingga 95 persen.
Masyarakat pun dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses layanan yang diberikan BMKG melalui laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG.
Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com