WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Ketika Ronaldo bersama tim negaranya, Portugal tersingkir dari ajang Euro 2024, pemain berusia 39 tahun itu menyesali bahwa itu turnamen internasional besar pertamanya di mana ia gagal mencetak satu gol pun. Ronaldo juga mengonfirmasi bahwa ia tidak akan bermain di Euro berikutnya. Masih belum jelas apakah Ronaldo berniat melanjutkan penampilannya di UEFA Nations League mendatang maupun Piala Dunia 2026, atau ia benar-benar ingin pensiun dari laga internasionalnya. Yang pasti untuk Piala Dunia 2026 saat itu ia akan berusia 41 tahun. Baca juga:Hasil Euro 2024: Prancis Menang Adu Penalti, Ambisi Ronaldo Cs Kandas Namun bagi Manajer Portugal Roberto Martinez, masih terlalu dini bagi Cristiano Ronaldo untuk mengambil keputusan tentang masa depan internasionalnya menyusul tersingkirnya Selecao dari Euro 2024 dari Prancis. Di perempat final kedua hari Jumat yang merupakan laga ulangan dari pertandingan tahun 2016 yang dimenangkan Portugal 1-0 – Ronaldo sekali lagi tampil sejak peluit pertama dibunyikan. Tetapi ia tampak kesulitan mencetak gol di Volksparkstadion. Bahkan secara keseluruhan, laga malam tadi juga tidak ada gol yang bisa dicetak baik Portugal maupun Prancis selama 90 atau 120 menit pertandingan di Hamburg. Mengenai tersingkitnya Portugal, Martinez juga mendapat tekanan tentang masa depannya setelah pertandingan. Namun, bos Selecao menolak memberikan tanggapan apa pun. Secara singkat ia hanya mengatakan kepada pers: "Tidak. Segalanya terlalu mentah. Kami masih menderita kekalahan. Tidak ada keputusan individu saat ini," katanya. Ronaldo sendiri diyakini masih tertarik bermain di Piala Dunia 2026 setelah mencatatkan rekor tampil di enam Piala Eropa, dan dia bisa menjadi pemain pertama yang bermain di enam Piala Dunia jika terpilih untuk edisi berikutnya. Lionel Messi - yang hampir pasti akan terus tampil di Piala Dunia berikutnya - juga akan tampil keenam kali di AS dalam gelaran Copa America, sementara kiper Meksiko Guillermo Ochoa juga bisa menambah total lima penampilannya di turnamen tersebut. Kekalahan Adu Penalti Dalam laga yang berakhir imbang 0-0 di aktu normal hingga perpanjangan waktu, memang sempat memantik optimisme tinggi para fans. Keunggulan penalti tampaknya akan menjadi milik Portugal, jika berkaca dari kemampuannya menyingkirkan Slovenia. Portugal menang melalui adu penalti berkat penyelamatan tiga kali Diogo Costa. Namun demikian hasil laga tidak berpihak kepada mereka. Baca juga:Cek Prediksi Skor dan Rekor Belanda vs Turki, Oranje Diuntungkan Menuju Final Euro 2024 Sementara Ronaldo mencetak dua gol dalam adu penalti - menempatkan tendangannya dengan sempurna ke sudut bawah. Meski Ronaldo sukses dari titik penalti, justru sejumlah pemain lainnya kurang beruntung di perempat final. Tendangan Joao Felix hanya bisa membentur tiang, dan Costa tidak mampu mengulangi aksi heroiknya di babak 16 besar saat Prancis mencetak gol melalui lima upaya mereka. Ketenaran individu Upaya Ronaldo yang tak henti-hentinya mengejar ketenaran individu - bahkan pada usia 39 tahun - dapat dilihat sebagai hal yang mengagumkan oleh sebagian orang. Kapten Portugal itu masih mencetak gol untuk bersenang-senang di Arab Saudi bersama Al-Nassr. Ia jelas tidak akan segera gantung sepatu di klubnya dalam waktu dekat. Baca juga:Prediksi Belanda vs Turki di Perempat Final Euro 2024, Momentum Koeman Ronaldo tidak akan mengakhiri karirnya meski rekor internasionalnya mungkin terhenti. Bersama portugal ia telah mencetak 130 gol dan 47 assist dari 212 pertandingan. Tampaknya waktunya sudah dekat untuk dirinya menyerahkan obor kepada generasi baru.(pwk) Editor: purwoko